Alwi Farhan Berfokus ke Kejuaraan Dunia 2026 setelah Terhenti di China Open
Jakarta – Tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, langsung mengalihkan perhatiannya ke Kejuaraan Dunia 2026 di India setelah tersingkir di babak pertama China Open 2026. Alwi kalah dari wakil India Ayush Shetty melalui pertandingan tiga gim dengan skor 17-21, 21-5, 17-21.
Dalam keterangan resmi PBSI, Alwi menyatakan bahwa kekalahan tersebut menjadi pembelajaran penting baginya dalam menghadapi rangkaian turnamen beruntun. Ia menyoroti pentingnya kemampuan memulihkan kondisi fisik dan mental setelah tampil maksimal pada turnamen sebelumnya.
Belajar dari Pengalaman
Alwi secara jujur mengakui bahwa kekalahan tersebut memberinya pelajaran berharga. Ia menekankan pentingnya persiapan fisik, mental, dan pola permainan untuk menghadapi turnamen secara berturut-turut. Meskipun Alwi berhasil merebut gim kedua secara dominan, namun ia mengaku kesulitan mempertahankan momentum tersebut hingga gim penentuan.
Menurut Alwi, kondisi lapangan yang berangin di Changzhou membuatnya kesulitan mengimplementasikan strategi permainan yang sudah disiapkannya. Selain itu, perubahan pola permainan lawan, Ayush Shetty, juga membuat Alwi merasa tidak nyaman.
Fokus ke Depan
Dengan langkahnya terhenti di China Open, Alwi kini sepenuhnya fokus untuk persiapan menghadapi Kejuaraan Dunia 2026 di India. Ia bertekad untuk belajar dari pengalaman di turnamen sebelumnya dan melakukan persiapan yang lebih matang untuk dapat bersaing di kejuaraan yang lebih bergengsi tersebut.
Demikianlah keseriusan dan semangat Alwi Farhan dalam menatap kompetisi tingkat dunia setelah melewati tantangan di China Open 2026.


