Nanik Mundur dari Kepala BGN karena Berobat ke Luar Negeri
JAKARTA – Setelah menjabat selama 45 hari, Nanik S Deyang memutuskan untuk mengundurkan diri dari posisi Kepala Badan Gizi (BGN) karena akan fokus pada pengobatan jantung di luar negeri. Hal ini membuat Presiden Prabowo Subianto menunjuk Sudaryono, Wakil Menteri Pertanian, sebagai pengganti Nanik.
Pelantikan Sudaryono sebagai Kepala BGN dilakukan pada hari Rabu pukul 15.00 WIB di Istana Negara. Sebelumnya, Nanik menggantikan Dadan Hindayana yang tersandung kasus korupsi.
Pengumuman Resmi dari Asisten Khusus Presiden
Dalam keterangan resminya, Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Kebijakan, Dirgayuza Setiawan, menyampaikan permintaan pamitan dari Nanik kepada Presiden Prabowo. Nanik juga menyampaikan pengunduran dirinya secara langsung kepada Presiden.
Dirgayuza juga membagikan informasi dari akun Facebook Nanik, di mana Nanik menjelaskan alasan pengobatan ke luar negeri. “Ini bukan karena tidak percaya dokter yang hebat di Indonesia, tapi untuk second opinion dan kebetulan ada kawan yang merekomendasikan di tempat yang mau saya tuju,” tulis Nanik dalam pesannya.
Keputusan Nanik untuk fokus pada pengobatan jantung di luar negeri merupakan hal yang dihormati dan dipahami, sehingga penunjukan Sudaryono sebagai Kepala BGN dilakukan untuk melanjutkan tugas-tugas lembaga tersebut.
Sudaryono pun siap untuk mengemban tanggung jawab sebagai Kepala BGN dan melanjutkan program-program yang telah dijalankan sebelumnya. Semoga dengan pergantian kepemimpinan ini, Badan Gizi Nasional dapat terus berjalan dengan lancar dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.


