Wednesday, August 12, 2026
HomeEkonomiIndonesia: Pusat Re-Ekspor LNG Terbesar Dunia - Okezone Economy

Indonesia: Pusat Re-Ekspor LNG Terbesar Dunia – Okezone Economy

- Advertisement -
- Advertisement -

Indonesia Torehkan Prestasi Sebagai Pusat Re-Ekspor LNG Terbesar di Dunia

Pada laporan tahunan International Gas Union (IGU) World LNG Report 2026 pada awal Juli 2026, Indonesia berhasil mencatatkan diri sebagai pasar pemuatan re-ekspor LNG terbesar di dunia. Kontribusi signifikan ini tidak lepas dari peran PT Perta Arun Gas (PAG), anak perusahaan dari PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN).

Terminal Arun: Andalan Indonesia dalam Pemuatan LNG

Indonesia menempati peringkat 1 dunia dengan volume pemuatan LNG mencapai 0,85 juta ton, menyumbang sebesar 17,3% dari market share global. Keberhasilan ini dapat dipetik melalui Terminal Arun yang dioperasikan oleh PAG, yang merupakan bagian dari afiliasi Subholding Gas Pertamina.

Presdir PAG, Yan Syukharial, mengungkapkan bahwa bisnis LNG Hub telah menjadi tulang punggung beroperasinya PAG. Terminal Arun, yang berstatus Pusat Logistik Berikat (PLB) LNG pertama dan satu-satunya di Indonesia, telah tumbuh menjadi pusat hub LNG baru di kawasan Asia. Hal ini turut didukung oleh penghargaan dari IHS Markit pada Agustus 2022, yang menobatkan PAG sebagai terminal reloading LNG teraktif di dunia.

Komitmen untuk Keunggulan Operasional dan Lingkungan

Pencapaian gemilang ini tak lepas dari komitmen PAG dalam menjaga keunggulan operasional, menerapkan budaya Health, Safety, Security & Environment (HSSE), serta mengelola kilang dengan andal dan aman. Berlokasi strategis di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe, Aceh, PAG memudahkan penerimaan dan penyaluran pasokan LNG secara global.

Dengan tekad kuat untuk menunjang ketahanan energi nasional, PAG berperan dalam mengelola infrastruktur LNG yang andal, aman, dan berkelanjutan. Hal ini tidak hanya untuk meningkatkan daya saing Indonesia di pasar LNG global, tetapi juga untuk menciptakan dampak positif dalam industri energi nasional.

Source link

Berita Terkait

Berita Populer