Thursday, August 13, 2026
HomeBisnisPHR Produksi 2.035 Barel Minyak per Hari: Pengembangan Sumur Baru

PHR Produksi 2.035 Barel Minyak per Hari: Pengembangan Sumur Baru

- Advertisement -
- Advertisement -

PHR Produksi 2.035 Barel Minyak Per Hari dari Sumur Baru

Pekanbaru – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) berhasil mencapai produksi sebesar 2.035 barel minyak per hari (BOPD) dari pengembangan sumur baru di Wilayah Kerja Rokan, Provinsi Riau. Produksi ini berasal dari sumur infill atau sumur baru yang dikenal dengan nama Menggala South-21.

Keberhasilan Pengembangan Lapangan

General Manager Zona Rokan, Andre Wijanarko, menyatakan bahwa Sumur Menggala South-21 menunjukkan potensi yang sangat baik dalam pengembangan lapangan yang sudah ada di Blok Rokan. Kepada media, Andre menyebut bahwa hasil produksi ini merupakan kerja keras dari seluruh tim yang berhasil mewujudkan tambahan potensi produksi yang signifikan.

Sumur Menggala South-21 merupakan sumur infill berarah tipe J dengan target reservoir Formasi Menggala pada kedalaman sekitar 4.146 kaki. Produksi sumur ini juga memiliki kandungan air (water cut) sebesar 0 persen.

Tantangan dan Keberhasilan Tim Pengeboran

Selama pelaksanaan pengeboran, tim menghadapi sejumlah tantangan teknis seperti “long open hole section, potensi sloughing shale, loss circulation, fault crossing,” dan risiko “differential sticking” pada interval produksi. Namun, dengan perencanaan matang, praktik pengeboran yang tepat, serta kolaborasi lintas fungsi, pekerjaan berhasil diselesaikan secara aman dan andal.

Pengeboran Sumur Menggala South-21 dimulai pada Juni 2026 dan selesai pada 19 Juli 2026. Operasi ini tidak hanya menghasilkan potensi produksi yang tinggi, tetapi juga mencatatkan kinerja operasi yang baik dengan penyelesaian pekerjaan 9 persen lebih cepat dari rencana serta efisiensi biaya 44 persen.

Operasi pengeboran tanpa insiden keselamatan kerja menggunakan Rig GW-337 berkapasitas 550 “Horse Power Electric Rig”. Keberhasilan ini memberikan optimisme terhadap potensi pengembangan lanjutan di area Menggala dan sekitarnya.

PHR terus melakukan evaluasi subsurface dan optimalisasi pengembangan lapangan guna memberikan kontribusi berkelanjutan terhadap ketahanan energi nasional.

Source link

Berita Terkait

Berita Populer