Thursday, August 13, 2026
HomeBeritaTips Olahan Ikan untuk Nelayan di Penajam Paser Utara pada Musim Kemarau

Tips Olahan Ikan untuk Nelayan di Penajam Paser Utara pada Musim Kemarau

- Advertisement -
- Advertisement -

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara Dorong Nelayan untuk Mengolah Hasil Tangkapan

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, mengambil langkah strategis dengan mengarahkan para nelayan setempat untuk mengoptimalkan hasil tangkapan menjadi produk olahan. Hal ini dilakukan sebagai respons terhadap penurunan volume tangkapan ikan akibat musim kemarau yang panjang dan cuaca ekstrem.

Cuaca Ekstrem dan Dampaknya

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Penajam Paser Utara, Andi Trasodiharto, menyatakan bahwa cuaca panas yang disertai dengan angin kencang telah membuat para nelayan kesulitan untuk melaut secara optimal. Gelombang tinggi yang diakibatkan oleh angin kencang menjadi hambatan utama bagi para nelayan untuk menjalankan aktivitas laut mereka.

“Nelayan tidak bisa turun melaut dengan maksimal sepanjang kondisi cuaca panas atau kemarau,” ujar Andi Trasodiharto di Penajam, Sabtu (25/7/2026).

Penurunan Signifikan dalam Produksi Ikan

Akibat kondisi cuaca ekstrem ini, terjadi penurunan signifikan dalam produksi perikanan tangkap di daerah tersebut. Data dari Dinas Perikanan Kabupaten Penajam Paser Utara hingga Juli 2026 mencatat bahwa total produksi baru mencapai 3.300 ton, jauh berkurang dari periode yang sama pada tahun sebelumnya yang mencapai 5.000 ton. Total hasil tangkapan nelayan hingga akhir tahun sebelumnya bahkan mencapai 6.672 ton.

Strategi Pengolahan Hasil Tangkapan

Untuk menjaga stabilitas ekonomi keluarga nelayan, pemerintah kabupaten mendorong para nelayan untuk memanfaatkan hasil tangkapan menjadi produk olahan, seperti ikan asin. Pengolahan ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah pada hasil laut dan meningkatkan nilai jualnya.

“Pengolahan ikan hasil tangkapan menjadi ikan asin dan produk olahan lainnya akan memberikan nilai jual yang lebih tinggi, sehingga dapat membantu menutupi kebutuhan sehari-hari di tengah hasil tangkapan yang berkurang,” jelas Andi.

Kelebihan dari musim kemarau adalah cuaca panas yang dapat mempercepat proses pengeringan ikan, memudahkan dalam produksi ikan olahan. Saat ini, Kabupaten Penajam Paser Utara memiliki sekitar 2.902 nelayan yang tergabung dalam 367 kelompok. Infrastruktur perikanan di wilayah ini didukung oleh 2.505 unit kapal nelayan dengan berbagai ukuran.

Source link

Berita Terkait

Berita Populer