Timnas Basket 3×3 Putri Indonesia Siap Bersaing di Women’s Series Tokyo Stop 2026
Jakarta – Dewan Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (DPP Perbasi) telah secara resmi mengirim timnas 3×3 putri untuk berpartisipasi dalam Women’s Series Tokyo Stop 2026 sebagai persiapan menuju Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang. Hal ini sebagai langkah strategis untuk mempersiapkan atlet-atlet Indonesia menghadapi kompetisi tingkat Asia dan dunia.
Menatap Asian Games 2026
Asisten pelatih timnas bola basket 3×3 putri Indonesia, Andrie Ekayana, menyampaikan bahwa partisipasi dalam Women’s Series Tokyo Stop merupakan bagian penting dari persiapan mereka. Seri Tokyo Stop akan berlangsung pada 1-2 Agustus sebagai acara pemanasan sebelum Asian Games 2026 yang dijadwalkan pada 21-25 September. Ekayana, yang akrab disapa Coach Yayan, juga menekankan bahwa persiapan fisik dan mental para pemain telah dilakukan secara intensif, dan mereka siap untuk bersaing di Tokyo Stop.
Indonesia telah menyiapkan empat pemain yang memenuhi persyaratan usia untuk Asian Games 2026, yaitu Diva Intan, Thasya Saputera, Lidwina Ruth, dan Ayu. Mereka akan mengikuti turnamen ini dengan semangat dan tekad untuk memberikan yang terbaik bagi Indonesia.
Persiapan Matang
Sebelum mengikuti Women’s Series Tokyo Stop, Tim Merah Putih sudah berpartisipasi dalam FIBA 3×3 Women’s Series Batam Stop. Meskipun demikian, terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan untuk penampilan maksimal di Tokyo Stop. Coach Yayan menyoroti adanya inkonsistensi dalam permainan tim sebelumnya, dan hal ini menjadi fokus perbaikan agar tim bisa tampil lebih konsisten di turnamen selanjutnya.
Jalannya Kompetisi
Di Women’s Series Tokyo Stop, Indonesia akan memulai perjuangannya dari babak kualifikasi Grup A bersama dengan tim dari Singapura dan Jepang. Jika berhasil lolos, mereka akan melangkah ke babak utama Grup C untuk bertanding melawan tim dari Belanda dan Beijing. Women’s Series merupakan salah satu turnamen bergengsi dalam dunia bola basket 3×3 putri yang diselenggarakan oleh FIBA setiap tahunnya.
Turnamen ini menjadi ajang penting untuk mengukur kemampuan tim nasional serta memberikan eksposur kepada atlet-atlet muda yang berbakat. Hal ini juga menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk meraih prestasi gemilang di kancah internasional.


