Wednesday, August 12, 2026
HomeBeritaPemkab Sukabumi Siapkan Masa Transisi Pasca Tanggap Darurat Kebakaran

Pemkab Sukabumi Siapkan Masa Transisi Pasca Tanggap Darurat Kebakaran

- Advertisement -
- Advertisement -

Tanggap Darurat Kebakaran di Kampung Adat Ciptamulya Berakhir

Masa tanggap darurat bencana kebakaran yang melanda Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya, Kabupaten Sukabumi, sudah berakhir pada Jumat (31/7) lalu. Kini, pemerintah kabupaten tengah mempersiapkan langkah transisi menuju fase rehabilitasi dan pemulihan.

Rapat Koordinasi untuk Bahas Masa Transisi

Setelah berakhirnya tanggap darurat, berbagai elemen terlibat dalam rapat koordinasi untuk membahas langkah selanjutnya. Forkopimcam Cisolok, BPBD Kabupaten Sukabumi, BPBD Provinsi Jawa Barat, Dinas Sosial, Dinas Lingkungan Hidup, pemerintah desa Sirnaresmi, serta relawan turut serta dalam pembahasan ini.

Menyikapi hasil evaluasi bersama, Camat Cisolok, Okih Pazri Assidiq, menyatakan bahwa sebagian besar indikator penanganan darurat telah terpenuhi. Oleh karena itu, Forkopimcam Cisolok merekomendasikan agar status tanggap darurat tidak diperpanjang. Sebanyak 27 indikator syarat pencabutan status tanggap darurat sudah terpenuhi.

Perkembangan Positif di Lokasi Pengungsian

Kondisi di lokasi pengungsian terus menunjukkan perkembangan positif. Mayoritas tenda darurat telah dibongkar karena sebagian besar warga telah kembali ke rumah masing-masing atau memilih tinggal bersama kerabat. Saat ini, hanya 12 kepala keluarga yang masih tinggal di lokasi pengungsian.

Pemerintah bersama instansi terkait terus memberikan pendampingan kepada para penyintas dan menentukan langkah terbaik bagi mereka dengan mempertimbangkan aspek kesehatan, keamanan, dan kenyamanan. Beberapa tenda darurat yang masih berdiri akan dimanfaatkan sebagai tempat kegiatan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) selama proses pemulihan berlangsung.

Pemerintah Kecamatan Cisolok tetap fokus pada pemulihan kehidupan masyarakat terdampak, penyediaan layanan dasar, dan percepatan rehabilitasi agar aktivitas warga dapat kembali normal secepat mungkin.

Source link

Berita Terkait

Berita Populer