Thursday, August 13, 2026
HomeFinansialInflasi Juli Terjaga: Sinergi Bank Sentral dan Pemerintah Berhasil

Inflasi Juli Terjaga: Sinergi Bank Sentral dan Pemerintah Berhasil

- Advertisement -
- Advertisement -

BI Optimis Inflasi Tetap Terkendali

Bank Indonesia (BI) meyakini inflasi akan tetap terkendali dalam kisaran sasaran 2,5 plus minus 1 persen (rentang 1,5-3,5 persen) pada tahun 2026 dan 2027. Pada Juli 2026, angka inflasi indeks harga konsumen (IHK) tetap terjaga sesuai target, yaitu 2,88 persen (yoy).

Sinergi Pengendalian Inflasi

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menyampaikan bahwa sinergi pengendalian inflasi antara bank sentral dan pemerintah pusat dan daerah berperan penting dalam menjaga stabilitas harga. Melalui Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP dan TPID) serta Program Ketahanan Pangan Nasional, inflasi tetap terkendali. Konsistensi kebijakan moneter juga turut mendukung stabilitas harga.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), IHK pada Juli 2026 mengalami deflasi sebesar 0,14 persen secara bulanan (month to month/mtm), sehingga secara tahunan IHK mengalami inflasi sebesar 2,88 persen (yoy), lebih rendah dari bulan sebelumnya.

Inflasi Inti dan Kelompok Volatile Food

Inflasi inti pada Juli 2026 tercatat sebesar 0,14 persen (mtm), dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti biaya sekolah dasar, sepeda motor, pelumas, biaya taman kanak-kanak, telepon seluler, dan biaya bimbingan belajar. Sedangkan kelompok volatile food, yang mencakup komoditas seperti bawang merah, cabai rawit, dan cabai merah, mengalami deflasi sebesar 1,68 persen (mtm) pada bulan tersebut.

BI memproyeksikan inflasi kelompok volatile food tetap terkendali di masa depan berkat sinergi antara bank sentral, TPIP dan TPID, serta pelaksanaan Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS).

Kelompok Administered Prices

Pada Juli 2026, kelompok administered prices mengalami inflasi sebesar 0,25 persen (mtm), yang dipengaruhi oleh kenaikan harga bensin akibat penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax. Inflasi kelompok ini secara tahunan mencapai 3,58 persen (yoy).

Dengan berbagai upaya pengendalian inflasi yang dilakukan, BI optimis dapat menjaga inflasi dalam kisaran sasaran yang telah ditentukan untuk tahun 2026 dan 2027.

Source link

Berita Terkait

Berita Populer