Thursday, August 13, 2026
HomeBursaOJK: Arus Dana Asing Kembali Positif Net Buy Rp1,62 Triliun Juli

OJK: Arus Dana Asing Kembali Positif Net Buy Rp1,62 Triliun Juli

- Advertisement -
- Advertisement -

OJK: Arus Dana Asing Catat Net Buy Rp1,62 Triliun di Juli 2026

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat aliran dana investor asing berbalik positif dengan membukukan net buy senilai Rp1,62 triliun sepanjang Juli 2026. Hal ini terjadi setelah pasar saham domestik sebelumnya mengalami tekanan karena aksi jual investor asing sejak awal tahun.

Tren Positif Aliran Dana Asing

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, menyatakan bahwa perbaikan aliran dana investor asing tersebut seiring dengan kinerja positif pasar saham domestik pada bulan tersebut. Tekanan jual yang sebelumnya dominan, mulai mereda di bulan Juli 2026 dengan tercatatnya posisi net buy dari investor asing sebesar Rp1,62 triliun.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga menguat signifikan ke level 6.236,13 di akhir Juli 2026, mencatatkan kenaikan sebesar 10,51 persen secara month to month (mtm) sepanjang bulan tersebut. Selain itu, resiliensi dan likuiditas pasar modal domestik tetap terjaga dengan menunjukkan rata-rata bid-ask spread yang menyempit menjadi 1,33 persen, lebih baik dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 1,75 persen.

Perkembangan Lain di Pasar Modal

Dari sisi pasar obligasi, Indonesia Composite Bond Index (ICBI) juga mencatatkan kenaikan, menutup bulan Juli 2026 di level 430,46 dengan kenaikan 0,14 persen secara bulanan. Minat investor asing terhadap Surat Berharga Negara (SBN) juga tetap positif dengan posisi net buy sebesar Rp6,39 triliun hingga 29 Juli 2026.

Perbaikan pasar keuangan juga tercermin pada industri pengelolaan investasi. Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksa dana mencapai Rp663,26 triliun per 30 Juli 2026, meningkat 1,59 persen secara month to date (mtd). Investor reksa dana juga mencatatkan net subscription sebesar Rp3,43 triliun secara month to date (mtd), dengan total net subscription hingga year to date (ytd) sebesar Rp1,29 triliun.

Source link

Berita Terkait

Berita Populer