Thursday, August 13, 2026
HomeFinansialData Pertumbuhan Ekonomi Di Atas Ekspektasi Mendorong Penguatan Rupiah

Data Pertumbuhan Ekonomi Di Atas Ekspektasi Mendorong Penguatan Rupiah

- Advertisement -
- Advertisement -

Rupiah Menguat Berkat Pertumbuhan Ekonomi di Atas Ekspektasi

Rupiah pada perdagangan hari ini menguat lebih dipengaruhi oleh faktor domestik terkait data pertumbuhan ekonomi kuartal kedua yang lebih tinggi dari ekspektasi pelaku pasar. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Rabu, bergerak menguat 94 poin atau 0,52 persen menjadi Rp17.933 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp18.027 per dolar AS.

Faktor Kunci: Pertumbuhan Ekonomi di Kuartal II-2026

Analis Bank Woori Saudara, Rully Nova, menyatakan bahwa penguatan rupiah didorong oleh data pertumbuhan ekonomi kuartal II-2026 yang lebih tinggi dari ekspektasi. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perekonomian Indonesia tumbuh 5,29 persen (year on year/yoy) pada triwulan II 2026, dengan Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai Rp3.576,2 triliun, meningkat dari Rp3.396,6 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Dampak Sentimen Global terhadap Nilai Tukar Rupiah

Di sisi sentimen global, tren penurunan harga minyak diyakini akan mempengaruhi inflasi jangka pendek, berdampak pada kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed) yang diperkirakan tidak akan naik dalam waktu dekat. Harga minyak turun hingga di bawah 80 dolar AS per barel seiring dengan prospek kesepakatan sementara antara Iran dan AS terkait Selat Hormuz.

Meskipun Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa Selat Hormuz akan segera dibuka kembali dalam waktu dekat, klaim itu dibantah oleh pejabat Iran. Pergerakan kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia juga menguat di level Rp17.937 per dolar AS dari sebelumnya Rp18.037 per dolar AS.

Source link

Berita Terkait

Berita Populer