Wednesday, August 12, 2026
HomeFinansialPemerintah Serap SUN Rp32 Triliun untuk Permintaan Tembus Rp70 Triliun

Pemerintah Serap SUN Rp32 Triliun untuk Permintaan Tembus Rp70 Triliun

- Advertisement -
- Advertisement -

Pemerintah Serap Dana Rp32 Triliun dari Lelang Surat Utang Negara

Pemerintah Indonesia berhasil menyerap dana senilai Rp32 triliun dari lelang sembilan seri Surat Utang Negara (SUN) yang menerima permintaan mencapai Rp70,72 triliun pada 4 Agustus 2026. Keberhasilan ini diumumkan dalam keterangan pers resmi yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan pada hari Rabu.

SUN yang Dimenangkan

Salah satu seri yang berhasil dimenangkan adalah seri SPN01260905 dengan penerbitan baru, yang berhasil diserap sebesar Rp1 triliun dari total penawaran masuk sebesar Rp2,21 triliun. Imbal hasil rata-rata tertimbang seri ini mencapai 6,89000 persen dengan jatuh tempo pada 5 September 2026.

Selanjutnya, seri SPN12261105 dilakukan dalam bentuk pembukaan kembali dan berhasil diserap sebesar Rp1 triliun dari total penawaran masuk sebesar Rp2,68 triliun. Imbal hasil rata-rata tertimbang dari sun tersebut mencapai 7,04000 persen dengan jatuh tempo pada 5 November 2026.

Seri Fixed Rate yang Dimenangkan

Pada seri Fixed Rate (FR), seri FR0110 dengan penerbitan baru berhasil diserap sebesar Rp15,8 triliun dari total penawaran masuk sebesar Rp34,49 triliun. Ini menjadi seri dengan penawaran masuk serta serapan terbesar pada lelang kali ini, dengan imbal hasil rata-rata tertimbang mencapai 7,29574 persen dan jatuh tempo pada 15 Mei 2032.

Di sisi lain, seri FR0108, FR0106, FR0107, FR0102, dan FR0105 juga berhasil dimenangkan dengan jumlah dan imbal hasil yang beragam, memberikan fleksibilitas dalam portofolio surat utang negara yang dimiliki pemerintah Indonesia.

Secara keseluruhan, lelang SUN ini menunjukkan minat yang tinggi dari pasar untuk mendukung pembiayaan negara. Dengan berhasilnya pemerintah menyerap dana sebesar Rp32 triliun, diharapkan kebutuhan pembiayaan untuk pembangunan dan proyek-proyek strategis dapat terpenuhi dengan lancar dan berkesinambungan.

Source link

Berita Terkait

Berita Populer