Thursday, August 13, 2026
HomeBisnisWamenkop: Koperasi Mengirim Tenaga Kerja Profesional ke Luar Negeri

Wamenkop: Koperasi Mengirim Tenaga Kerja Profesional ke Luar Negeri

- Advertisement -
- Advertisement -

Koperasi Kita Miraino Hikari Berhasil Mengirimkan Tenaga Kerja Profesional ke Luar Negeri

Koperasi Kita Miraino Hikari membuktikan bahwa anak muda bisa mengelola koperasi secara profesional, digital, dan mampu mengirimkan tenaga kerja profesional ke luar negeri. Hal ini dikatakan oleh Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah ketika melepas 86 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang akan berangkat ke Jepang melalui program Koperasi Jasa Syariah Kita Miraino Hikari.

Transformasi Koperasi Modern yang Berkontribusi pada Sektor Riil

Menurut Farida, koperasi saat ini tidak lagi terbatas pada sektor simpan pinjam atau perdagangan saja, melainkan mampu berperan dalam menyiapkan dan mengirim tenaga kerja profesional ke luar negeri. Langkah ini merupakan transformasi koperasi modern yang mampu berkontribusi pada sektor riil dan membuka peluang kerja di pasar internasional.

Ia juga menyampaikan pesan kepada para pekerja migran agar menjaga nama baik Indonesia dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mempelajari etos kerja, kemampuan manajerial, dan kedisiplinan yang dapat diterapkan saat kembali ke tanah air.

Dukungan Pemerintah Melalui LPDB

Kementerian Koperasi melalui LPDB telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp55 miliar untuk mendukung operasional Koperasi Jasa Syariah Kita Miraino Hikari. Dukungan ini memungkinkan koperasi memberikan layanan kepada calon pekerja migran tanpa membebankan biaya jaminan. Bunga yang sangat rendah juga membuat beberapa pekerja tidak perlu mengeluarkan biaya sepeser pun.

Ketua Koperasi Jasa Syariah Kita Miraino Hikari, Aditya Affasha Riawan, menegaskan bahwa keberangkatan para pekerja migran merupakan hasil kolaborasi antara koperasi, Kementerian Koperasi, LPDB, dan mitra lembaga pelatihan kerja. Koperasi tidak hanya mendampingi para pekerja migran hingga proses keberangkatan, tetapi juga selama mereka bekerja di Jepang.

Sebanyak 86 pekerja migran yang diberangkatkan akan bekerja di berbagai sektor, termasuk bidang perhotelan (hospitality) dan jasa konstruksi di Jepang.

Source link

Berita Terkait

Berita Populer