Pemerintah Kota Cirebon Gencarkan Kampanye Penggunaan QRIS Melalui Ajang Lari
Di Cirebon, Jawa Barat, Wali Kota Cirebon Effendi Edo memimpin kampanye penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) melalui Cirebon QRIS Run 2026. Ajang ini tidak hanya menggabungkan olahraga dengan transaksi digital, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan QRIS kepada masyarakat sekaligus mengajak mereka untuk hidup lebih sehat.
QRIS dan Transaksi Digital
Menurut Effendi Edo, penting untuk mendekatkan penggunaan QRIS kepada masyarakat melalui kegiatan yang positif dan dekat dengan aktivitas sehari-hari. Dengan demikian, pembayaran digital menggunakan QRIS dapat menjadi bagian yang lebih akrab dalam ekonomi sehari-hari.
Selain itu, efisiensi dan praktisitas transaksi QRIS juga memberikan manfaat besar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Melalui kehadiran QRIS, konsumen dapat melakukan transaksi secara lebih mudah dan cepat, memberikan dampak positif bagi perkembangan UMKM.
Manfaat Kolaborasi antara Pemkot Cirebon dan BI
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Cirebon, Wihujeng Ayu Rengganis, menjelaskan bahwa Cirebon QRIS Run adalah kegiatan lari perdana yang diselenggarakan untuk memperkenalkan QRIS kepada masyarakat secara luas. Dengan tagline CeMuMuAH (cepat, mudah, murah, aman, handal), QRIS dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan transaksi masyarakat.
Perkembangan positif penggunaan QRIS di wilayah Ciayumajakuning terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Hingga Juni 2026, nominal transaksi QRIS mencapai Rp15,06 triliun, meningkat 284 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin terbiasa dan percaya pada keamanan transaksi digital melalui QRIS.


