Wednesday, September 9, 2026
HomeFinansialBagaimana Creative Financing dapat Membantu Pemulihan Ekonomi Lokal

Bagaimana Creative Financing dapat Membantu Pemulihan Ekonomi Lokal

- Advertisement -
- Advertisement -

Pembiayaan Kreatif Bantu Daerah Jaga Pertumbuhan Ekonomi

Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Timur melalui Kepala Perwakilannya, Ibrahim, menyatakan bahwa skema pembiayaan kreatif dapat menjadi solusi bagi pemerintah daerah dalam menjaga pertumbuhan ekonomi di tengah tantangan investasi yang terus meningkat. Creative financing dapat menjadi alternatif pembiayaan di luar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), yang saat ini sangat dibutuhkan oleh pemerintah daerah.

Diversifikasi Sumber Pembiayaan

Ibrahim menekankan pentingnya diversifikasi sumber pembiayaan di luar APBD mengingat kebutuhan investasi yang terus meningkat. Dalam kondisi ketidakpastian global, ekonomi Jawa masih menunjukkan ketahanan dengan pertumbuhan yang cukup stabil. Investasi, konsumsi rumah tangga, dan belanja pemerintah menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi di Jawa.

Momentum pertumbuhan ini perlu dipertahankan melalui penguatan investasi sebagai salah satu motor pertumbuhan ekonomi. Peran investasi sangat strategis dengan kontribusi hingga 29,68 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa. Oleh karena itu, penggunaan creative financing seperti pinjaman daerah, Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), obligasi daerah, dan skema pembiayaan lainnya menjadi penting.

Rapat Koordinasi dan Percepatan Investasi

Pada Rapat Koordinasi Percepatan Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Wilayah Jawa, Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Agus Fatoni, menegaskan perlunya pembiayaan kreatif tetap dilakukan dengan prinsip kehati-hatian, kesinambungan fiskal, tata kelola yang baik, dan kesiapan proyek. Perluasan sumber pembiayaan harus disertai dengan penguatan kapasitas fiskal dan tata kelola pemerintah daerah.

Berbagai skema pembiayaan kreatif telah tersedia namun implementasinya masih menghadapi tantangan seperti kesiapan kelembagaan dan kapasitas sumber daya manusia pemerintah daerah. Bappenas pun turut mendorong penguatan kapasitas pemerintah daerah dalam hal pembiayaan yang inovatif.

Penyediaan infrastruktur, peningkatan konektivitas, serta keterlibatan badan usaha diharapkan dapat dipercepat melalui pembiayaan kreatif. Hal ini diharapkan dapat memberikan dorongan pada pertumbuhan ekonomi baru di daerah.

Source link

Berita Terkait

Berita Populer