Gubernur DKI Lantik Tujuh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, baru-baru ini melantik tujuh pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai upaya penyegaran. Pelantikan ini dilakukan sebagai langkah untuk meningkatkan kinerja organisasi dan percepatan dalam pengambilan keputusan di Balai Kota Jakarta.
Penyegaran Organisasi
Menurut Pramono Anung, dalam sebuah organisasi selalu diperlukan penyempurnaan untuk mencapai kinerja yang lebih baik. Ia memberikan penekanan pada percepatan dalam pengambilan keputusan di dalam lingkungan Balai Kota Jakarta sebagai hal yang penting dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Ketujuh pejabat yang dilantik dalam kesempatan tersebut antara lain adalah Abdul Khalit sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik Provinsi DKI Jakarta, Mochamad Abbas sebagai Kepala Badan Pengelolaan Aset Daerah Provinsi DKI Jakarta, dan M Matsani sebagai Kepala Biro Pendidikan dan Mental Spiritual Setda Provinsi DKI Jakarta.
Di samping itu, Fajar Eko Satriyo ditunjuk sebagai Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi DKI Jakarta, Muhammad Herizkianto sebagai Kepala Biro Perekonomian dan Keuangan Setda Provinsi DKI Jakarta. Sementara Indra Patrianto diangkat sebagai Wakil Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi DKI Jakarta, dan Faisal Syafruddin sebagai Asisten Deputi Gubernur Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Bidang Pengendalian Permukiman.
Pesan dari Gubernur
Pramono Anung memberikan pesan kepada para pejabat yang dilantik untuk menjalankan tugas dengan konsisten sesuai dengan payung hukum yang telah ditetapkan. Ia menegaskan pentingnya berada dalam koridor hukum dan tidak membuat keputusan di luar proses rapat yang telah ditentukan sebagai bentuk transparansi dalam pemerintahan.
Pelantikan ini merupakan bagian dari proses mutasi dan rotasi jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta telah berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Nasional untuk memastikan proses tersebut berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Dengan penekanan pada kinerja dan konsistensi dalam menjalankan tugas, diharapkan bahwa tujuh pejabat yang baru dilantik dapat memberikan kontribusi yang positif dalam penyelenggaraan pemerintahan di DKI Jakarta.


