Saldo Jaminan Hari Tua (JHT) BPJS Ketenagakerjaan Bisa Dicairkan Tanpa Harus Resign
Jakarta (ANTARA) – Saldo Jaminan Hari Tua (JHT) BPJS Ketenagakerjaan ternyata tidak selalu harus menunggu pekerja berhenti atau resign untuk dapat dicairkan. Peserta yang masih aktif bekerja dapat mengajukan klaim sebagian dengan memenuhi ketentuan yang berlaku.
Klaim JHT 10 Persen untuk Kebutuhan Tertentu
Berdasarkan ketentuan yang berlaku, klaim sebagian JHT dapat dilakukan dengan batas maksimal 10 persen untuk kebutuhan tertentu. Peserta yang masih aktif bekerja dapat mengajukan pencairan sebagian saldo JHT maksimal 10 persen. Fasilitas ini disediakan sesuai ketentuan program JHT.
Berikut dokumen yang diperlukan untuk pencairan sebagian saldo JHT:
- Kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan
- KTP elektronik
- Kartu Keluarga
- Buku tabungan
- Surat keterangan bekerja atau berhenti bekerja
- NPWP (jika ada)
Peserta perlu diingat bahwa pengambilan sebagian saldo akan mempengaruhi dana JHT yang tersimpan untuk masa mendatang.
Klaim JHT 30 Persen untuk Kepemilikan Rumah
Selain klaim 10 persen, peserta juga dapat mengajukan klaim sebagian maksimal 30 persen untuk keperluan kepemilikan rumah. Syaratnya, peserta harus telah mengikuti program JHT minimal 10 tahun dan belum pernah mengambil klaim JHT sebagian sebelumnya.
Prosedur pengajuan klaim ini harus dilakukan sesuai ketentuan yang ditetapkan BPJS Ketenagakerjaan.
Cara Mengajukan Klaim JHT Sebagian
Pengajuan klaim dapat dilakukan melalui layanan BPJS Ketenagakerjaan. Peserta dapat menggunakan aplikasi JMO (Jamsostek Mobile) untuk layanan klaim tertentu. Pengajuan juga dapat dilakukan langsung di kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan.
Sebelum mengambil langkah untuk mencairkan dana JHT, peserta disarankan untuk memastikan status kepesertaan dan kelengkapan dokumen yang diperlukan.
Bagi pekerja yang masih aktif dan membutuhkan sebagian saldo JHT, fasilitas klaim sebagian dapat dimanfaatkan selama telah memenuhi persyaratan. Peserta perlu mempertimbangkan kebutuhan jangka panjang karena saldo JHT merupakan aset yang disiapkan untuk masa tua.


