OJK Kediri dan Pemkab Trenggalek Dorong Budaya Menabung di Kalangan Pelajar
Pemerintah Kabupaten Trenggalek bekerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kediri untuk mengedukasi para pelajar tentang pentingnya menabung sejak dini melalui program Satu Rekening Satu Pelajar (Kejar) dan “Sangu Sampah”.
Budaya Menabung Sejak Dini
Kepala OJK Kediri, Ismirani Saputri, menekankan bahwa kepemilikan rekening bagi pelajar bukan hanya untuk sarana mengenal layanan keuangan, tetapi juga untuk membentuk kebiasaan menabung dan mengelola keuangan dengan bijak sejak usia dini. Pembukaan rekening Simpanan Pelajar (SimPel) merupakan langkah simbolis untuk mendorong penggunaan rekening sebagai tempat menabung uang dari Sangu Sampah yang dikumpulkan.
Program Kejar dan Sangu Sampah
Pada peringatan Hari Indonesia Menabung 2026 di GOR Gajah Putih, Trenggalek, OJK menghadirkan program Kejar dan Sangu Sampah. Melalui sinergi kedua program ini, pelajar tidak hanya mendapatkan edukasi keuangan, tetapi juga pembelajaran tentang lingkungan. Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, mengapresiasi kerjasama ini sebagai langkah nyata dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di kalangan pelajar.
Diharapkan kegiatan ini dapat membentuk generasi muda yang cerdas, bijak dalam mengelola keuangan, peduli terhadap lingkungan, serta mampu mempersiapkan masa depan yang mandiri dan berkelanjutan. Program ini diikuti oleh 853 pelajar jenjang SMP dan SMA se-Kabupaten Trenggalek.
Demikian kerjasama OJK Kediri dan Pemkab Trenggalek dalam mendorong budaya menabung dan inklusi keuangan di kalangan pelajar. Semoga melalui program Kejar dan Sangu Sampah ini, pelajar dapat teredukasi dengan baik mengenai pentingnya aspek keuangan dan lingkungan sejak usia dini.


