Pj Ketum PBB Yuri Kemal Fadlullah Prihatin Atas Persoalan Timah di Bangka Belitung
Pj Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Bulan Bintang (PBB) Yuri Kemal Fadlullah mengungkapkan keprihatinannya atas persoalan yang terjadi antara PT Timah Tbk dengan masyarakat di Bangka Belitung. Persoalan ini bahkan berujung pada aksi pembakaran kantor yang memprihatinkan.
Timah Bukan Sekadar Bisnis, Tetapi Bagian Kehidupan Masyarakat
Menurut Yuri, persoalan timah di Bangka Belitung tidak bisa hanya dilihat sebagai urusan bisnis dan tata niaga semata. Timah telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat setempat secara turun-temurun dan masih menjadi sumber penghidupan utama bagi banyak keluarga di daerah tersebut.
“Kita harus melihat kondisi riil masyarakat Bangka Belitung. Sampai hari ini masih banyak masyarakat yang menggantungkan penghidupannya dari sektor timah. Bukan hanya para penambang, tetapi juga keluarga mereka, pedagang kecil, pekerja harian, transportasi, serta berbagai kegiatan usaha lainnya yang bergantung pada sektor pertambangan,” jelas Yuri.
Apresiasi Terhadap Langkah Pemerintah dalam Menyelesaikan Persoalan
Yuri memberikan apresiasi terhadap langkah pemerintah yang melakukan mediasi melalui Rapat Tingkat Menteri untuk menyelesaikan konflik ini. Melalui rapat tersebut, tercapai kesepakatan bahwa PT Timah dapat membeli timah dari masyarakat, yang dianggap sebagai langkah krusial dalam menjaga mata pencaharian dan perekonomian masyarakat setempat.
Yuri berharap kesepakatan tersebut segera diimplementasikan secara nyata agar masyarakat dapat menjual hasil timahnya melalui mekanisme resmi dan berkelanjutan. Pencarian solusi jangka panjang juga menjadi prioritas, dimulai dari tahap eksplorasi hingga pengolahan dengan perencanaan yang matang.


