KAI Properti Memulai Pengembangan Hunian TOD di Manggarai
PT Kereta Api Indonesia (KAI) melalui anak usahanya, KAI Properti, telah memulai tahapan pengembangan hunian vertikal berbasis transportasi massal atau transit oriented development (TOD) dengan pelaksanaan peletakan batu pertama (groundbreaking).
Direktur Utama KAI Properti, Mohamad Ramdany, menjelaskan bahwa pengembangan kawasan Manggarai bertujuan untuk menghadirkan hunian yang terkoneksi dengan transportasi publik dan sekaligus mendukung program pemerintah dalam penyediaan hunian bagi masyarakat.
Groundbreaking Hunian Terjangkau Manggarai
Groundbreaking itu dilakukan sebagai awal dari tahapan pengembangan hunian vertikal di Manggarai yang dirancang dengan konektivitas terhadap transportasi publik. Acara tersebut turut dihadiri oleh berbagai pejabat, termasuk Ketua Satgas Perumahan dan Utusan Presiden Hashim Djojohadikusumo, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, serta Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi.
Pengembangan hunian vertikal di Manggarai rencananya akan mencakup Blok G dan Blok F dengan total luas lahan 21.939 meter persegi atau 2,19 hektare. Blok G memiliki luas 6.925 meter persegi, sementara Blok F 15.014 meter persegi.
Pendekatan TOD
KAI Properti akan menyediakan 1.276 unit hunian dengan berbagai pilihan tipe untuk Blok G. Pengembangan hunian ini menggunakan pendekatan TOD dengan fokus pada konektivitas antara hunian dan transportasi publik sebagai bagian integral dalam perencanaan kawasan.
Lokasi hunian di sekitar Stasiun Manggarai memungkinkan akses yang mudah bagi penghuni terhadap layanan transportasi publik, menyokong aktivitas sehari-hari dengan lebih efisien. Hunian tersebut diharapkan dapat memberikan pilihan tempat tinggal yang lebih dekat dengan transportasi publik bagi masyarakat perkotaan.
KAI Properti juga telah melakukan persiapan-persiapan di lokasi sebelum pelaksanaan groundbreaking agar proses pengembangan berjalan lancar dan sesuai dengan rencana yang telah disusun.
Diharapkan pengembangan hunian TOD di Manggarai dapat menjadi pilihan tempat tinggal yang mendukung mobilitas masyarakat perkotaan dan dekat dengan fasilitas transportasi publik.


