Tuesday, September 8, 2026
HomeBisnisTransformasi Infrastruktur Digital Kawasan Industri Bekasi

Transformasi Infrastruktur Digital Kawasan Industri Bekasi

- Advertisement -
- Advertisement -

Kawasan Industri Bekasi Mendukung Transformasi Digital

PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BeFa) memperkuat infrastruktur digital di kawasan industri Bekasi, Jawa Barat, untuk mendukung transformasi industri berbasis teknologi. Langkah ini juga bertujuan meningkatkan daya tarik investasi di tengah kebutuhan ekosistem yang siap mengadopsi kecerdasan buatan (AI).

Infrastruktur Digital Menjadi Fokus Utama

Direktur Utama BeFa, Leo Yulianto Sutedja, mengungkapkan bahwa perkembangan pesat kecerdasan buatan (AI), pusat data, komputasi awan, otomasi, dan manufaktur cerdas telah mengubah lanskap infrastruktur di kawasan industri. Investor kini tidak hanya membutuhkan lahan dan listrik, tetapi juga konektivitas digital yang andal, aman, dan berkembang sesuai kebutuhan bisnis.

Selaras dengan perubahan ini, BeFa terus meningkatkan kesiapan kawasan industri dengan pengembangan infrastruktur digital. Salah satu langkah nyata adalah penandatanganan Nota Kesepahaman antara SolidBlue, melalui PT Kawasan Lintas Biru Digital (KLBD), dan Xenith IG. Kolaborasi ini bertujuan meningkatkan kapabilitas jaringan digital kawasan serta memperluas akses infrastruktur digital di sepanjang koridor Jakarta-Cikampek.

Mempersiapkan Diri untuk Industri Masa Depan

Nota Kesepahaman tersebut juga menjadi bagian dari inisiatif BeFa dalam mendukung pertumbuhan teknologi masa depan seperti kecerdasan buatan, pusat data, komputasi awan, dan manufaktur digital. SolidBlue akan membangun fondasi konektivitas digital di kawasan industri, sedangkan Xenith IG akan menghubungkan kawasan tersebut ke ekosistem infrastruktur digital yang lebih luas.

Kemitraan ini dirancang untuk menyediakan jaringan yang handal, aman, dan skalabel guna mendukung kebutuhan AI, komputasi awan, IoT, serta berbagai aplikasi industri lainnya. CEO Xenith IG, Noah Drake, menegaskan bahwa pembangunan jaringan serat optik akan mendukung beban kerja AI dan hyperscaler.

Langkah-langkah ini sejalan dengan upaya Kementerian Perindustrian dalam mengakselerasi transformasi digital industri nasional melalui pemanfaatan teknologi AI. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan daya saing industri dalam dunia yang semakin terhubung secara global.

Source link

Berita Terkait

Berita Populer