Kepulauan Seribu Perkuat Tracing Tuberkulosis dengan Program Cek Kesehatan Gratis
Suku Dinas Kesehatan Kepulauan Seribu, Jakarta, tengah gencar melakukan investigasi kontak atau tracing penyakit tuberkulosis (TB) yang terintegrasi dengan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Langkah ini diambil untuk mempercepat penemuan kasus TB dan mencegah penularan penyakit tersebut.
Penyakit Tuberkulosis Masih Jadi Masalah Kesehatan Global
Kepala Suku Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Seribu, dr. Ghamal Ahmad Pramana, mengungkapkan bahwa penyakit Tuberkulosis masih menjadi masalah kesehatan global, termasuk di Indonesia. Berdasarkan data dari Global TB Report tahun 2025, diperkirakan terdapat sebanyak 1.080.000 kasus TB di Indonesia.
Dalam upaya percepatan penemuan kasus, Kementerian Kesehatan memandatkan seluruh kabupaten/kota di Indonesia untuk melaksanakan kegiatan Tracing TB Terintegrasi dengan Program Cek Kesehatan Gratis hingga Desember 2026. Tracing merupakan kunci utama dalam percepatan penemuan kasus TB dan pencegahan penularan.
Upaya Penguatan Penemuan Kasus TB
Seluruh kegiatan dilakukan dengan tujuan meningkatkan penemuan kasus TB melalui pelacakan kontak serumah dan kontak erat pasien TB. Melalui kegiatan ini, masyarakat juga dapat memperluas manfaat layanan Cek Kesehatan Gratis. Hal ini diharapkan dapat menurunkan stigma dan diskriminasi terhadap pasien TB.
Selama kegiatan berlangsung, dilakukan skrining gejala TB pada pasien dan pemeriksaan Portable X-Ray oleh radiografer. Jika ditemukan pasien terduga TB, dilakukan pengambilan dahak untuk penegakan diagnosis penyakit TB. Tak hanya itu, juga dilakukan Cek Kesehatan Gratis dan sosialisasi edukasi kesehatan oleh dokter umum dan tenaga kesehatan pada setiap lokus.
Diharapkan melalui upaya ini, akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kepulauan Seribu semakin merata dan penemuan kasus TB meningkat. Semua itu dilakukan dengan tujuan memberikan pengobatan lebih cepat demi mewujudkan masyarakat Kepulauan Seribu yang sehat.


