Di tengah kenaikan harga gadget yang signifikan belakangan ini, peritel multibrand gadget di bawah PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), Digiplus, mencatat peningkatan harga produk hingga 30%-50%. Trend ini diprediksi akan berlanjut hingga awal 2027.
Harga Gadget Naik Tajam
Menurut Head of Operations Digiplus, Erwin Renehan, kenaikan harga ini dipicu oleh melonjaknya harga chipset yang merupakan komponen penting dalam perangkat gadget. Beberapa merek sudah mulai menaikkan harga sejak akhir tahun sebelumnya dengan kenaikan sebesar 30%-50%.
Situasi ini menjadi tantangan bagi industri ritel gadget, terutama di tengah masyarakat yang cenderung menahan daya belinya. Meskipun begitu, Digiplus melihat bahwa kebutuhan akan smartphone semakin meningkat, memperlihatkan bahwa pasar masih terbuka lebar.
Peran Smartphone dalam Kehidupan Sehari-hari
Erwin menilai bahwa perangkat smartphone telah berevolusi dari barang sekunder menjadi bagian integral dari aktivitas sehari-hari masyarakat. Selain digunakan untuk komunikasi, smartphone juga menjadi alat untuk transaksi pembayaran, identitas digital, serta berbagai keperluan produktivitas.


