Ajaib Terima Investasi 270 Juta Dolar AS dari SBI Holdings
Ajaib, perusahaan teknologi penyedia aplikasi investasi, baru saja menerima investasi sebesar 270 juta dolar AS atau sekitar Rp4,8 triliun dari SBI Holdings, perusahaan keuangan terbesar Jepang. Hal ini membuat total modal yang telah dikumpulkan Ajaib sejak berdiri melampaui 500 juta dolar AS atau Rp8,9 triliun. Dana investasi tersebut akan dialokasikan ke berbagai lini bisnis Ajaib di Asia Tenggara.
Alokasi Investasi di Indonesia
Co-Founder dan CEO Ajaib, Anderson Sumarli, menyatakan bahwa harapannya sebagian besar investasi ini akan tetap di Indonesia. Ajaib telah berhasil menarik jutaan orang di Indonesia untuk berinvestasi mulai dari saham lokal hingga aset kripto dan saham Amerika Serikat, dengan mayoritas nasabah berasal dari kota-kota kecil.
Selain itu, investasi ini juga akan digunakan untuk memperluas perekrutan Ajaib di Indonesia. Perusahaan percaya bahwa Indonesia memiliki talenta berkualitas yang setara dengan standar global dan berpotensi menjadi pusat teknologi di Asia Tenggara.
Apresiasi dan Dampak Positif
Ajaib juga mengapresiasi Pemerintah Indonesia, Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, dan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) atas kerangka regulasi yang progresif. Perusahaan meyakini bahwa kepercayaan investor global ini tumbuh karena adanya kepastian hukum, pengawasan yang sehat, dan keterbukaan terhadap inovasi di Indonesia.
Kepercayaan besar ini diharapkan membuka jalan bagi lebih banyak modal global masuk ke sektor teknologi Indonesia, terutama di bidang kecerdasan buatan (AI) dan pusat data (data center), serta menciptakan lapangan kerja berkualitas di tanah air.
Ajaib berkomitmen untuk terus berpartisipasi dalam membangun ekosistem investasi di Indonesia seiring dengan dukungan dari pemerintah dan regulator. Dengan persepsi positif terhadap masa depan industri investasi di tanah air, Ajaib siap untuk terus tumbuh bersama Indonesia.


