Tuesday, September 8, 2026
HomeEkonomiTantangan Ekonomi RI Semester II-2026: Belanja Konsumen Terkendala

Tantangan Ekonomi RI Semester II-2026: Belanja Konsumen Terkendala

- Advertisement -
- Advertisement -

Konsumsi Rumah Tangga Menjadi Penopang Utama Ekonomi Indonesia hingga Paruh Pertama 2026

Menjelang paruh pertama tahun 2026, konsumsi rumah tangga masih menjadi salah satu pilar utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia. Meskipun demikian, beberapa indikator menunjukkan adanya tekanan terhadap daya beli masyarakat.

Penurunan Penjualan Ritel dan Ketidakpastian Konsumen

Pelemahan penjualan ritel, menurunnya keyakinan konsumen, serta penundaan pembelian aset bernilai besar menjadi sinyal yang mengindikasikan bahwa rumah tangga kini lebih berhati-hati dalam pengeluaran dan belanja.

Dalam kerangka agregat, konsumsi rumah tangga secara riil tetap meningkat hingga mencapai sekitar Rp1.887,7 triliun. Namun, setelah mengalami kenaikan saat Ramadan dan Idulfitri, pertumbuhan penjualan ritel kembali mengalami pelemahan dengan kontraksi sebesar 3,9 persen secara tahunan pada bulan Mei 2026.

Selektif dalam Pengeluaran

Ketidaksesuaian antara pertumbuhan konsumsi secara agregat yang masih positif dengan pelemahan berbagai indikator ritel menunjukkan bahwa ketahanan konsumsi belum merata di semua sektor pengeluaran.

Menurut peneliti Ekonomi Great Institute, Trisha Devita Indraswari, perubahan perilaku belanja rumah tangga menjadi semakin penting untuk diamati selain pertumbuhan secara agregat. Dia menekankan bahwa meskipun konsumsi masih tumbuh, namun rumah tangga mulai lebih selektif dalam pengeluaran. Pelemahan penjualan ritel setelah periode musiman merupakan bukti bahwa dorongan terhadap konsumsi belum cukup kuat untuk dipertahankan secara konsisten.

Sumber: Okezone.com

Source link

Berita Terkait

Berita Populer