Tuesday, September 8, 2026
HomeBeritaKeunggulan Studi Ukuran Lingkar Pinggang dalam Deteksi Risiko Kesehatan

Keunggulan Studi Ukuran Lingkar Pinggang dalam Deteksi Risiko Kesehatan

- Advertisement -
- Advertisement -

Pengukuran Lingkar Pinggang Lebih Efektif dalam Mendeteksi Risiko Kesehatan

Penelitian terbaru dari Rutgers Health menemukan bahwa pengukuran sederhana lingkar pinggang bisa menjadi cara efektif dalam mendeteksi tingkat lemak tubuh yang tidak sehat. Studi ini mengungkap bahwa indeks massa tubuh (BMI) seringkali gagal mengidentifikasi obesitas, sehingga penting untuk memperhatikan ukuran lingkar pinggang sebagai tanda peringatan dini yang krusial.

Peran Penting Lingkar Pinggang dalam Skrining Kesehatan

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam JAMA Network Open, pengukuran lingkar pinggang, baik dilakukan sendiri maupun bersamaan dengan BMI, memiliki efektivitas setara dengan metode kompleks lainnya yang membutuhkan berbagai pengukuran tubuh. Hal ini memberikan cara praktis bagi dokter dan pasien untuk mengidentifikasi risiko lemak tubuh yang berpotensi tidak sehat dan memperhatikan masalah kesehatan terkait lebih awal.

“Perhatikan kebutuhan untuk melonggarkan ikat pinggang atau membeli celana yang lebih besar,” kata Aayush Visaria, penulis utama studi ini. Mengukur lingkar pinggang bersamaan dengan berat badan dapat membantu mengenali risiko kesehatan lebih dini, seperti diabetes, penyakit jantung, stroke, dan kanker.

Menguji Metode Skrining Obesitas yang Lebih Sederhana

Para peneliti Rutgers Health menganalisis data dari 1.900 orang dewasa di AS untuk mengevaluasi berbagai metode skrining obesitas. Mereka menemukan bahwa penggunaan BMI atau lingkar pinggang saja memberikan tingkat akurasi yang setara atau bahkan lebih baik daripada pendekatan kompleks yang melibatkan beberapa pengukuran tubuh.

Hasil penelitian ini menegaskan keterbatasan BMI dalam mengidentifikasi individu dengan risiko lemak tubuh tidak sehat. Dengan demikian, pengukuran lingkar pinggang menjadi penting untuk memberikan informasi yang lebih akurat terkait risiko kesehatan dan obesitas.

Source link

Berita Terkait

Berita Populer