Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Barat Edukasi Siswa tentang Perpajakan
Pada hari Kamis, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Barat menggelar kegiatan “Pajak Bertutur” 2026 yang dihadiri oleh 402 siswa dari enam sekolah jenjang SMP dan SMA di wilayah tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan kesadaran perpajakan kepada generasi muda.
Kepala Kanwil DJP Jakarta Barat, Farid Bachtiar, menyampaikan bahwa program “Pajak Bertutur” merupakan upaya tahunan untuk memperkenalkan pentingnya perpajakan kepada peserta didik sejak usia dini. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa dapat memahami mengapa pajak diperlukan dan bagaimana perannya dalam pembangunan negara.
Mewujudkan Pemahaman Perpajakan Sejak Dini
Farid menjelaskan bahwa pemahaman mengenai pajak sebaiknya dikenalkan melalui aktivitas sederhana sehari-hari agar siswa tidak menganggap remeh pentingnya perpajakan di masa depan. Dengan demikian, generasi muda akan lebih siap saat nantinya menjadi wajib pajak.
Sebagai perwakilan Yayasan Notre Dame, Suster Maria Graciela juga menekankan pentingnya pemahaman perpajakan sebagai bekal bagi siswa sebelum memasuki dunia perpajakan di kemudian hari. Menurutnya, pemahaman ini akan membantu mereka memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara.
Peran Siswa dalam Penyebaran Pengetahuan Perpajakan
Selain itu, Suster Maria Graciela juga berharap bahwa pengetahuan yang didapatkan melalui kegiatan “Pajak Bertutur” dapat dijadikan modal untuk memberikan pemahaman kepada keluarga di rumah. Dengan demikian, diharapkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi peraturan perpajakan juga ikut meningkat.
Dengan adanya edukasi perpajakan ini, diharapkan generasi muda dapat lebih aktif dan terlibat dalam memahami serta melaksanakan kewajiban perpajakan dengan baik sesuai ketentuan yang berlaku.


