Saturday, September 5, 2026
HomeEkonomiPurbaya: Uang Rp200 Triliun di Bank BUMN hingga 2027

Purbaya: Uang Rp200 Triliun di Bank BUMN hingga 2027

- Advertisement -
- Advertisement -

Purbaya: Penempatan SAL Rp200 Triliun di Bank BUMN Perpanjang Hingga 2027

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memperkirakan pertumbuhan kredit bisa mencapai 20 persen melalui penempatan Saldo Anggaran Lebih (SAL) dari bank sentral ke bank BUMN (Himbara) yang telah dilakukan sebelumnya. Menurutnya, Pemerintah telah memutuskan untuk memperpanjang penempatan SAL sebesar Rp200 triliun hingga Juli 2027 dengan tujuan meningkatkan likuiditas perbankan dan mendorong penyaluran kredit.

Pertumbuhan Kredit dan Likuiditas

Purbaya menjelaskan bahwa penempatan dana sebesar Rp200 triliun tersebut tidak akan ditarik hingga tahun yang ditentukan, sehingga memberikan kepastian kepada bank untuk lebih tenang dalam aktivitasnya. Dia juga menyatakan optimisme bahwa pertumbuhan kredit mencapai 20 persen dapat tercapai berdasarkan data base money atau M0 yang merupakan indikator likuiditas dalam sistem keuangan.

“Saya selalu menekankan pentingnya base money, M0, atau primary money sebagai gambaran keadaan likuiditas di sistem keuangan secara keseluruhan,” ujar Purbaya.

Proyeksi Pertumbuhan Kredit

Purbaya menunjukkan bahwa pertumbuhan base money pada bulan Juli 2026 telah mencapai 18,3 persen dan diperkirakan tidak akan mengalami perubahan signifikan hingga akhir Agustus. Dengan kondisi likuiditas yang terjaga tersebut, Purbaya meyakini bahwa pertumbuhan kredit di atas 20 persen dapat dicapai.

“Data terakhir menunjukkan pertumbuhan base money sekitar 18,3 persen di bulan Juli. Jika kondisi likuiditas tetap terjaga, kami yakin pertumbuhan kredit bisa melebihi 20 persen,” tambahnya.

Source link

Berita Terkait

Berita Populer