Yusril Ihza Mahendra Bantah Menjadi Penulis Buku ‘Islam ala Prabowo’
Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra membantah klaim bahwa dirinya adalah penulis buku “Islam ala Prabowo: Cara Prabowo Subianto Mengamalkan Ajaran Islam”. Buku tersebut tengah menjadi sorotan publik belakangan ini.
Menanggapi hal tersebut, Yusril mengungkapkan bahwa sebenarnya dirinya hanya menjadi narasumber yang diwawancarai oleh tim penyusun buku tersebut. Ia tidak terlibat dalam proses penulisan, pemilihan judul, maupun pembiayaan penerbitan buku tersebut.
Proses Wawancara dan Publikasi Buku
Yusril menjelaskan bahwa wawancara dengan tim penyusun buku dilakukan jauh sebelum dirinya menjadi menteri dalam Kabinet Merah Putih. Namun, meskipun menjadi narasumber, Yusril tidak pernah melihat transkrip atau naskah wawancara tersebut hingga buku tersebut diterbitkan.
Setelah membaca buku tersebut, Yusril merasa bahwa pandangan yang ia sampaikan dalam wawancara telah disampaikan dengan baik dalam buku tersebut. Ia menegaskan bahwa pandangannya dalam wawancara tersebut dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.
Yusril berharap agar publik dapat membedakan antara isi substansi buku dengan persepsi yang muncul akibat judul yang dipilih. Ia siap untuk mempertanggungjawabkan pandangannya secara akademik terkait dengan buku tersebut.
Dengan demikian, Yusril dengan tegas membantah klaim bahwa dirinya adalah penulis dari buku “Islam ala Prabowo: Cara Prabowo Subianto Mengamalkan Ajaran Islam”.


