Tuesday, October 13, 2026
HomeBisnisPencapaian SPHP 2026 Melebihi 2025 dengan Penambahan 1 Juta Ton

Pencapaian SPHP 2026 Melebihi 2025 dengan Penambahan 1 Juta Ton

- Advertisement -
- Advertisement -

Bapanas Meningkatkan Capaian SPHP Beras 2026 dengan Penambahan Alokasi

Jakarta – Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengumumkan penyaluran program stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) beras 2026 mendekati 100 persen setelah pemerintah menambah alokasi satu juta ton hingga akhir tahun. Kepala Bapanas, yang juga menjabat sebagai Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menyatakan bahwa program SPHP beras terus ditingkatkan oleh pemerintah.

Penyempurnaan Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan

Hingga 7 September, realisasi penjualan beras SPHP mencapai 758 ribu ton atau 91,55 persen dari target. Capaian tersebut melebihi realisasi SPHP beras sepanjang tahun 2025 yang tercatat sebesar 802,9 ribu ton. Sebagai respons, pemerintah memutuskan untuk menambah lagi alokasi sebanyak 1 juta ton untuk memastikan ketersediaan beras dengan harga terjangkau hingga akhir 2026.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menjelaskan bahwa penambahan alokasi program SPHP beras ini sebagai upaya menghadapi musim paceklik, di mana harga beras rawan naik. Dengan menambah pasokan beras subsidi, pemerintah berharap dapat menjaga stabilitas harga beras di pasaran.

Perkembangan Harga dan Inflasi Beras

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa Indeks Perkembangan Harga (IPH) beras mulai mengalami penurunan, dengan kenaikan hanya terjadi di 115 kabupaten/kota pada minggu pertama September. Sementara itu, inflasi beras secara tahunan turun menjadi 2,77 persen, menunjukkan penstabilan harga beras jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Adapun inflasi beras secara bulanan juga mengalami penurunan, berada di 0,42 persen hingga Agustus 2026. Hal ini menunjukkan keberhasilan pemerintah dalam menjaga stabilitas harga beras selama tahun ini.

Source link

Berita Terkait

Berita Populer