Harita Nickel Mencari Sumber Nilai Ekonomi Baru dari Sisa Hasil Pengolahan Tambang
JAKARTA – Harita Nickel sedang berusaha untuk mengubah sisa hasil pengolahan tambang menjadi sumber nilai ekonomi baru yang menguntungkan. Perusahaan ini berfokus pada ekstraksi besi dari tailing hasil pengolahan High Pressure Acid Leach (HPAL) untuk menghasilkan pig iron melalui PT Bhakti Bumi Sentosa (BBS).
Investasi dalam Standar Global dan Proses Audit IRMA
Langkah Harita Nickel dalam memperbaiki praktik pertambangan juga mencakup pemantauan standar global. Sejak April 2025, perusahaan ini telah mengikuti proses audit Initiative for Responsible Mining Assurance (IRMA), sebuah standar internasional yang diakui karena ketat dalam mengevaluasi praktik pertambangan yang bertanggung jawab.
Kepala Proyek Khusus Harita Nickel, Albert Ishak, menyampaikan bahwa Harita Nickel merupakan perusahaan tambang nikel pertama di Indonesia yang menjalani proses audit IRMA. “IRMA itu cukup seksi, kalau kita diaudit maka kita tahu gap-nya di mana, jadi ini tantangan bagi kami,” ungkap Albert.


