Tuesday, October 13, 2026
HomeOtomotifMengapa Mobil Baru Kini Dilengkapi Teknologi ADAS?

Mengapa Mobil Baru Kini Dilengkapi Teknologi ADAS?

- Advertisement -
- Advertisement -

Teknologi Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) semakin umum ditemukan pada mobil baru. Fitur ini tidak hanya menawarkan peringatan kepada pengemudi, tetapi pada kondisi tertentu juga dapat melakukan intervensi untuk membantu mencegah kecelakaan.

ADAS mencakup sejumlah sistem bantuan berkendara, seperti Forward Collision Warning, Automatic Emergency Braking, Lane Keeping Assist, Adaptive Cruise Control, dan Blind Spot Monitoring. Teknologi tersebut bekerja dengan memanfaatkan kamera, radar, serta sensor lain untuk membaca kondisi di sekitar kendaraan. Data yang terkumpul kemudian digunakan untuk memberi peringatan atau menjalankan tindakan tertentu.

Dari pengereman otomatis hingga pemantau titik buta

Automatic Emergency Braking, misalnya, dapat mendeteksi potensi tabrakan dan mengaktifkan pengereman ketika sistem menilai kecelakaan sudah dekat. Sebelumnya, Forward Collision Warning dapat memberi peringatan saat kendaraan terlalu dekat dengan objek di depan.

Fitur lain dirancang untuk membantu pengemudi dalam perjalanan panjang. Adaptive Cruise Control dapat menyesuaikan kecepatan kendaraan agar jarak dengan mobil di depan tetap terjaga. Sementara itu, Lane Centering Assistance membantu mempertahankan posisi kendaraan di tengah lajur. Kehadiran sistem tersebut dapat mengurangi beban kerja pengemudi, terutama ketika berkendara dalam waktu lama.

ADAS juga membantu menghadapi persoalan titik buta saat kendaraan berpindah lajur. Blind Spot Warning akan memberi peringatan jika ada kendaraan lain yang terdeteksi di area samping atau belakang yang sulit terlihat. Pada sistem yang lebih canggih, Blind Spot Intervention dapat memberikan input pengereman atau kemudi untuk membantu mencegah perpindahan lajur ketika terdapat risiko tabrakan.

Meski demikian, fitur-fitur tersebut bukan pengganti kewaspadaan manusia. Pengemudi tetap harus memantau jalan dan siap mengambil alih kendali setiap saat.

Standar keselamatan dan persaingan produsen

Meningkatnya penggunaan ADAS turut dipengaruhi perkembangan standar keselamatan kendaraan. Pada 2026, Euro NCAP memperbarui metode pengujiannya dengan memberi perhatian lebih besar pada teknologi keselamatan aktif dan kemampuan mobil mencegah kecelakaan.

Dalam protokol baru itu, sistem seperti Autonomous Emergency Braking dan Lane Support diuji melalui lebih banyak skenario yang mendekati kondisi jalan sebenarnya. Pengujian mencakup interaksi kendaraan dengan pesepeda, pejalan kaki, dan pengguna jalan lainnya.

Euro NCAP juga menggunakan kombinasi kamera, radar, dan LiDAR untuk memperoleh data pembanding dalam pengujian sistem bantuan kecepatan di jalan nyata. Perkembangan sensor ini membuat kendaraan semakin mampu mengenali marka jalan, objek, kendaraan lain, serta jarak di sekitarnya.

ADAS kemudian menjadi bagian dari persaingan antarprodusen. Konsumen tidak hanya mempertimbangkan desain dan performa, tetapi juga fitur keselamatan yang ditawarkan. Pada September 2026, Euro NCAP merilis hasil pengujian empat mobil baru menggunakan protokol keselamatan 2026 yang lebih ketat. Tiga mobil asal China—AION UT, Geely E2, dan Leapmotor B05—mendapatkan peringkat lima bintang.

Bukan teknologi untuk berkendara tanpa pengemudi

National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) menegaskan bahwa teknologi bantuan pengemudi tetap mengharuskan pengemudi memperhatikan kondisi jalan dan bertanggung jawab atas kendali kendaraan.

Pada Level 1, sistem dapat membantu kemudi atau akselerasi dan pengereman, tetapi pengemudi tetap wajib memantau kendaraan. Pada Level 2, sistem dapat membantu kemudi sekaligus akselerasi dan pengereman, namun pengemudi tetap harus sepenuhnya terlibat dalam proses berkendara.

Kinerja ADAS juga dapat dipengaruhi marka jalan, cuaca, pencahayaan, dan objek yang tidak terduga. Karena itu, istilah seperti “semiotonom” atau anggapan bahwa mobil dapat menyetir sendiri perlu dipahami secara hati-hati. ADAS berfungsi sebagai asisten di balik kemudi, bukan pengganti pengemudi.

Source link

Berita Terkait

Berita Populer