Sebanyak 583 peserta dari 32 negara mengikuti Indofood Bintan Triathlon 2026 di kawasan Lagoi Bay Beach, Bintan Resorts, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. Ajang yang berlangsung hingga 4 Oktober 2026 itu dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Bintan untuk memperkenalkan wilayahnya sebagai destinasi wisata olahraga berkelas internasional.
Bupati Bintan Roby Kurniawan mengatakan sekitar 60 persen peserta berasal dari luar negeri, sedangkan 40 persen lainnya merupakan peserta dari Indonesia. Menurut dia, kehadiran atlet, komunitas olahraga, dan pengunjung dari berbagai negara memberi nilai lebih bagi penyelenggaraan kompetisi tersebut.
“Kehadiran para peserta dari berbagai negara menjadi momentum penting untuk memperkenalkan potensi Bintan sebagai destinasi wisata olahraga yang memiliki daya tarik internasional,” kata Roby setelah membuka Indofood Bintan Triathlon 2026 di Lagoi Bay Beach, Sabtu.
Lintasan lomba menyusuri kawasan Lagoi
Kompetisi ini menawarkan sejumlah kategori, yakni Olympic, Sprint, Relay, Duathlon, Youth, Kids, Splash & Dash, serta Family Duo. Dua atlet triathlon Indonesia yang pernah meraih medali SEA Games, Rashif Amila Yaqin dan Martina Ayu Pratiwi, turut berpartisipasi dalam perlombaan.
Para peserta menghadapi lintasan yang menggabungkan tiga cabang olahraga. Tahap renang berlangsung di perairan Lagoi Bay, kemudian peserta bersepeda melintasi kawasan Bintan Resorts, sebelum menuntaskan perlombaan dengan berlari di sekitar Lagoi Bay.
Penyelenggaraan tahun ini juga melibatkan sekitar 450 orang dari unsur tenaga medis, keamanan, dan operasional. Keterlibatan berbagai personel tersebut mendukung pelaksanaan lomba yang diikuti peserta dalam jumlah besar dari dalam dan luar negeri.
Dorong aktivitas ekonomi lokal
Roby menilai dampak ajang tersebut tidak berhenti pada kegiatan olahraga. Kehadiran peserta, pendamping, pengunjung, dan pekerja selama acara turut menggerakkan sejumlah sektor usaha di Bintan.
“Kehadiran peserta, pendamping, pengunjung serta tenaga kerja selama event turut memberikan dampak terhadap berbagai sektor ekonomi lokal, mulai dari akomodasi, kuliner, transportasi, jasa penyewaan hingga berbagai layanan pariwisata lainnya,” ujar Roby.
Indofood Bintan Triathlon telah menjadi bagian dari perjalanan wisata olahraga Bintan selama lebih dari dua dekade. Ajang tersebut pertama kali digelar pada 2005 dan sejak itu mempertemukan atlet, komunitas olahraga, serta keluarga dari berbagai negara di tengah lanskap tropis Pulau Bintan.
Roby mengatakan keberlanjutan sport tourism di Bintan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah daerah, penyelenggara, pelaku pariwisata, dan berbagai pihak terkait. Indofood Bintan Triathlon 2026 menjadi salah satu agenda olahraga dan pariwisata internasional unggulan yang kembali mempertemukan sektor-sektor tersebut.


