Saturday, January 24, 2026
HomeKriminalitasPenanganan Kasus Pengeroyokan di Polsek Tallo Makassar: Kritik Korban

Penanganan Kasus Pengeroyokan di Polsek Tallo Makassar: Kritik Korban

- Advertisement -
- Advertisement -

Seorang warga Kecamatan Tallo, Kota Makassar, yang bernama Iriani (42) merasa frustrasi dengan proses hukum yang lambat terkait laporan penganiayaan yang dialaminya bersama ayahnya, Sahabuddin. Meskipun telah melaporkan ke Polsek Tallo dengan bukti visum dan rekaman CCTV, para terduga pelaku belum ditahan, padahal kejadian pengeroyokan tersebut terjadi sejak 5 Februari. Iriani menceritakan kronologi kejadian dimulai ketika ayahnya terlibat pertengkaran dengan Daeng Tallasa di kamar masjid. Dia mengatakan bahwa ayahnya menegur Daeng Tallasa saat pria tersebut membuka-buka pintu kamar masjid dengan keras saat ayahnya hendak tidur. Setelah mengetahui adanya keributan antara ayahnya dan Daeng Tallasa, Iriani memberi dukungan kepada ayahnya untuk mengemas barang-barang di kamar masjid supaya bisa dibawa pulang. Menurut Iriani, keributan tersebut mungkin disebabkan oleh rasa cemburu sosial dari Daeng Tallasa karena ayahnya diizinkan tinggal di masjid. Saat sedang mengemas barang, tiba-tiba tiga pria masuk ke dalam kamar masjid, salah satunya membawa senjata tajam. Iriani berusaha menghalangi pria tersebut dan pria tersebut mengancam akan menikam ayahnya. Situasi yang dialami oleh Iriani dan ayahnya menimbulkan pertanyaan terkait penanganan kasus di Polsek Tallo, Makassar.

Source link

Berita Terkait

Berita Populer