Saturday, January 24, 2026
HomeBursaIHSG Melemah: Kekhawatiran Tarif AS Mempengaruhi Pasar Saham

IHSG Melemah: Kekhawatiran Tarif AS Mempengaruhi Pasar Saham

- Advertisement -
- Advertisement -

Pada Jumat, IHSG diperkirakan akan melemah di tengah kekhawatiran pelaku pasar terhadap penerapan tarif oleh Amerika Serikat (AS). IHSG dibuka turun 73,27 poin atau 1,13 persen menjadi 6.412,18, sedangkan indeks LQ45 turun 12,25 poin atau 1,67 persen menjadi 719,14. Analyst Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih, memprediksi bahwa IHSG akan bergerak di kisaran 6.400 hingga 6.550 hari ini.
Kekhawatiran terhadap ancaman tarif Presiden AS Donald Trump terus berlanjut setelah kenaikan tarif 25 persen atas impor dari Meksiko dan Kanada akan berlaku mulai tanggal 4 Maret 2025. Inflasi di Jepang juga melandai pada bulan Februari 2025 menjadi 2,9 persen, meskipun masih di atas target Bank Sentral Jepang.
IHSG mengalami koreksi karena adanya aksi penarikan modal investor asing senilai Rp1,87 triliun pada Kamis. Investor asing terutama melakukan penjualan bersih saham Big Banks dengan total Rp1,5 triliun. Hal ini dipicu oleh kinerja keuangan bulanan perbankan yang melandai, terutama pada segmen UMKM.
Performa IHSG terlemah dibandingkan dengan bursa di kawasan Asia Tenggara pada Kamis. Di Wall Street, indeks Nasdaq 100 turun 2,78 persen, dipimpin oleh penurunan saham NVDA setelah laporan keuangan dirilis. Di bursa saham regional Asia, indeks Nikkei, Shanghai, Kuala Lumpur, dan Strait Times juga mengalami penurunan pada pagi ini.

Source link

Berita Terkait

Berita Populer