Kejaksaan Agung menyarankan agar masyarakat tetap setia pada perusahaan minyak milik negara, PT Pertamina, meskipun terjadi kasus korupsi dan kontroversi seputar BBM oplosan. Pernyataan itu datang dari Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Febrie Adriansyah, dalam sebuah konferensi pers di Gedung DPR RI. Ahli Energi, Sofyano Zakaria, menganggap imbauan tersebut sebagai langkah bijak yang dapat menenangkan kekhawatiran masyarakat terkait impor BBM oleh PT Pertamina Patra Niaga.
Menurut Sofyano, pernyataan Jaksa Agung Muda menunjukkan keyakinan bahwa Kejaksaan Agung percaya pada kualitas BBM Pertamina setelah diuji oleh lembaga yang berwenang. Hal ini juga menegaskan komitmen Kejaksaan Agung terhadap peran Vital BUMN Pertamina dalam memenuhi kebutuhan energi masyarakat. Sementara Badan Pemeriksa Keuangan akan mengevaluasi kerugian negara akibat impor BBM oleh Pertamina Patra Niaga sebagai bagian dari upaya menegakkan hukum tanpa terkecuali. Semua tindakan ini diharapkan dapat menjaga kepercayaan masyarakat pada Pertamina serta menjaga kepentingan umum.


