Lailatul Qadar, atau Malam Ketetapan, merupakan malam paling suci dalam bulan Ramadan. Dalam Al-Qur’an, malam ini dijelaskan sebagai lebih baik dari 1.000 bulan. Umat Muslim di seluruh dunia menggunakan 10 malam terakhir bulan Ramadan untuk beribadah, memohon ampunan dan rahmat Allah melalui doa dan permohonan. Salah satu doa yang paling terkenal dan sering dibaca pada malam Lailatul Qadar adalah “اللهم إنك عفو تحب العفو فاعف عني” yang artinya “Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan Engkau mencintai orang yang meminta maaf, maka ampunilah aku.” Doa ini berasal dari percakapan antara Aisyah RA dan Nabi Muhammad SAW. Sejarah doa ini mengajarkan pentingnya meminta ampunan Allah di atas segalanya. Doa ini mempunyai makna mendalam yang menekankan bahwa rahmat Allah sangat luas dan pengampunan-Nya tidak terbatas. Kata ‘Afuw dalam doa ini mengacu pada penghapusan dosa secara menyeluruh. Lailatul Qadar adalah malam di mana Al-Qur’an pertama kali diturunkan dan takdir manusia untuk tahun yang akan datang ditetapkan. Memohon ampun melalui doa ini adalah upaya untuk memulai hidup baru, menyucikan hati, dan mendekatkan diri kepada Allah. Dengan berdoa, membaca Al-Qur’an, dan ikhlas dalam memohon ampunan, umat Muslim berharap agar termasuk di antara mereka yang terbebas dari api neraka dan diberi rahmat abadi.


