Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menyatakan rasa syukurnya karena tiket Mudik Gratis 2025 yang disediakan oleh Pemprov DKI Jakarta berhasil terjual habis oleh calon penumpang yang akan pulang ke kampung halaman untuk merayakan Idul Fitri. Rano menyebutkan bahwa kapasitas 22.000 tempat duduk telah disiapkan dan semua tiket telah terjual dengan lancar. Meskipun awalnya pihaknya khawatir tiket tidak akan laku, namun tingginya antusiasme masyarakat membuat program ini sukses terlaksana.
Menurut Rano, menyediakan tiket tambahan bukanlah hal yang mudah mengingat program Mudik Gratis 2025 ini telah direncanakan jauh-jauh hari. Seiring dengan program serupa yang diluncurkan oleh kementerian, lembaga, dan badan usaha lainnya, mendapatkan armada bus juga tidaklah mudah. Meskipun demikian, Rano menyatakan bahwa masih terdapat kemungkinan untuk cadangan kuota mudik gratis, meskipun jumlahnya terbatas.
Program Mudik Gratis dari Pemprov DKI Jakarta mendapat sambutan yang hangat dari masyarakat, terbukti dengan kuota penuh pada hari pertama pendaftaran. Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyiapkan 521 unit bus dengan 22.403 tempat duduk dalam Program Mudik Gratis 2025 yang pendaftarannya dibuka sejak 7 Maret 2025. Dalam program ini, setiap pendaftar diwajibkan menyertakan kelengkapan administratif seperti Kartu Keluarga, KTP DKI Jakarta, dan STNK (jika membawa motor). Serta setiap pendaftar dapat menambahkan maksimal tiga anggota keluarga dalam satu Kartu Keluarga. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menyatakan bahwa 293 bus disiapkan untuk arus mudik dengan kuota 12.599 orang, sementara 228 bus untuk arus balik dengan kuota 9.804 orang. Selain itu, 20 truk juga disediakan untuk mengangkut 300 unit motor selama arus mudik dan balik. Dengan adanya program Mudik Gratis 2025, diharapkan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan lebih nyaman dan aman.


