Francesco Bagnaia, pembalap Ducati, mengungkapkan ketidakpuasannya setelah gagal meraih podium dalam GP Argentina. Meskipun harus puas finis di urutan keempat, Bagnaia menyebut kondisi ini bukan yang terburuk yang pernah dia alami, jika dibandingkan dengan musim sebelumnya. Dalam balapan di Sirkuit Autodromo Termas de Rio Hondo, Bagnaia harus bersaing dengan rekan setimnya, Marc Marquez, yang tampil sangat konsisten meski baru saja pindah tim. Meskipun memiliki ambisi untuk meraih posisi terdepan, Bagnaia mengakui kesulitannya untuk mengimbangi duo Marquez. Meskipun begitu, dia tetap berusaha semaksimal mungkin.
Bagnaia kini melihat GP Amerika Serikat sebagai kesempatan untuk mengejar ketertinggalannya dari Marc Marquez. Ducati bahkan telah mempersiapkan spesifikasi mesin khusus untuk mendukung Bagnaia dalam perburuannya meraih posisi terbaik. Meskipun menghadapi tantangan besar dari Marquez dan rekan setimnya, Alex Marquez, Bagnaia tetap berkomitmen untuk terus berjuang dan memperbaiki setiap kekurangannya. Dengan semangat dan tekad yang kuat, Bagnaia yakin dapat meningkatkan performanya dan berharap bisa meraih hasil yang lebih baik pada balapan selanjutnya.
Fenomena Bagnaia: Gagal Podium, Kondisinya Bukan yang Terburuk
- Advertisement -
- Advertisement -


