Saturday, January 24, 2026
HomeKriminalitasJejak Digital dan Simpul Tali: Pembunuhan Feni Ere Palopo

Jejak Digital dan Simpul Tali: Pembunuhan Feni Ere Palopo

- Advertisement -
- Advertisement -

Pada bulan Januari 2024, seorang wanita muda bernama Feni Ere (28) dilaporkan hilang ke Polres Palopo. Meskipun awalnya terlihat seperti kasus biasa, Ipda Abdillah Makmur, atau Abe, merasa bahwa ada sesuatu yang tak beres. Abe, bersama dengan 20 personel gabungan, termasuk Kasubdit III Resmob Polda Sulsel AKBP Edy Sabhara, Kanit Resmob Polda Sulsel Kompol Benny Pornika, dan Panit Resmob Polda Sulsel Ipda Abdillah Makmur (Abe) serta Kasat Reskrim Polres Palopo AKP Syaied Ahmad Aidid dan Kanit Pidum IPDA Hewith S. Manurung, melakukan proses penyelidikan kasus tersebut.

Selama penyelidikan, tim menemukan titik-titik darah di rumah Feni dan sepatu, namun tanpa bukti kuat, kasus ini terhenti. Namun, enam bulan kemudian, sebuah mobil berlumut ditemukan di garasi rumah kosong di Bukit Baruga Antang dan terbukti sebagai mobil Feni. Abe yakin bahwa ini bukanlah kebetulan. Meskipun banyak yang meragukan, Abe dan timnya terus menggali informasi lebih lanjut, meyakini bahwa ini bukan sekedar masalah hukum tetapi juga tentang kemanusiaan.

Pada bulan Februari 2025, seorang warga menemukan kerangka manusia di hutan dekat Toraja yang kemudian diidentifikasi sebagai Feni Ere. Penemuan ini menjadi titik balik dalam penyelidikan, di mana Abe dan timnya mulai merangkai petunjuk-petunjuk untuk memecahkan teka-teki yang ada.

Source link

Berita Terkait

Berita Populer