Tahun ini, THR akan segera disalurkan kepada para pekerja sebagai momen yang dinanti-nanti. Namun, untuk memastikan manfaat jangka panjang dari THR, penting untuk merencanakan pengelolaan keuangan dengan baik. Salah satu cara terbaik untuk memanfaatkan THR adalah dengan mengalokasikan sebagian dana tersebut ke dalam investasi. Langkah ini akan membantu dalam membiasakan diri menabung dan berinvestasi secara teratur, sehingga keuangan tetap stabil setelah Lebaran dan tabungan terus bertambah untuk kebutuhan masa depan.
Perencana Keuangan, Andry Nugroho, merekomendasikan bagi para penerima THR untuk membagi dana tersebut, sebagian untuk investasi dan sisanya untuk kebutuhan lainnya. Menurutnya, menyisihkan minimal 10% dari jumlah THR untuk ditabung dan diinvestasikan akan sangat membantu. Sementara untuk sisa dana, disarankan untuk digunakan untuk kebutuhan selama Lebaran dengan skala prioritas, seperti kebutuhan penting dan urgent, kebutuhan yang masih bisa diatur ulang nominalnya, dan kebutuhan yang bersifat kesenangan.
Selain itu, Nugroho juga menyarankan untuk menentukan persentase ideal investasi dari total THR yang diterima. Menurut panduan umum perencanaan keuangan, sekitar 10% hingga 20% dari total pendapatan dapat dialokasikan untuk investasi. Jika pengeluaran selama Lebaran lebih rendah dari perkiraan, persentase investasi juga dapat ditingkatkan. Dengan merencanakan pengelolaan THR secara bijak, kita dapat mengoptimalkan manfaat dari dana tersebut untuk masa depan yang lebih baik.


