PT Bursa Efek Indonesia (BEI) telah mengambil langkah-langkah mitigasi untuk mengantisipasi dampak dari kebijakan tarif impor yang dikeluarkan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik, menyatakan bahwa BEI siap untuk melakukan penyesuaian jika Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan yang signifikan akibat kekhawatiran pasar terhadap kebijakan tarif impor AS. BEI memastikan ketersediaan penyesuaian peraturan untuk menjaga likuiditas dan kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia. Salah satu penyesuaian yang sedang dipertimbangkan adalah pembukaan kode Anggota Bursa dan Domisili investor pada platform online trading saham untuk mengatasi tekanan pada IHSG. BEI juga telah melakukan penyesuaian ketentuan terkait perdagangan Efek, pelaksanaan buyback saham, dan menunda implementasi perdagangan short selling. Pada perdagangan sebelumnya, IHSG melemah seiring kekhawatiran pasar terhadap kebijakan tarif impor AS. BEI terus berupaya untuk mengatasi situasi ini dan memastikan kinerja emiten pasar modal terus tumbuh, meskipun IHSG mengalami pelemahan. Copyright © ANTARA 2025.








