Monday, March 9, 2026
HomeLintas KotaIni Alasan Mengapa Pramono Meminta IPO Bank DKI Terlaksana dalam Setahun

Ini Alasan Mengapa Pramono Meminta IPO Bank DKI Terlaksana dalam Setahun

- Advertisement -
- Advertisement -

Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, memberikan harapan kepada Bank DKI untuk segera melakukan penawaran umum perdana (Initial Public Offering/IPO) dalam waktu satu tahun. Hal ini mengikuti pembagian dividen senilai Rp249,31 miliar yang disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Bank DKI untuk tahun buku 2024. Pramono melihat prospek yang bagus untuk Bank DKI dan berharap IPO dapat terlaksana dalam waktu 5-6 bulan atau paling lambat 1 tahun. RUPST Bank DKI juga menetapkan perubahan dalam susunan pengurus, di mana tugas utama pengurus baru adalah untuk melaksanakan IPO. Meskipun belum mengenal pengurus baru secara personal, Pramono menekankan pentingnya profesionalisme dalam bekerja. Dividen sebesar Rp249,31 miliar tersebut adalah hasil dari laba bersih tahun buku 2024 sebesar Rp779,10 miliar dengan dividen payout ratio 32 persen. Dividen tersebut sebagian diberikan kepada Pemprov DKI Jakarta dan sebagian kepada Perumda Pasar Jaya. Sisa laba bersih dialokasikan sebagai saldo laba ditahan untuk pengembangan usaha Bank DKI. Susunan pengurus baru Bank DKI tahun buku 2024 juga telah ditetapkan, mulai dari Dewan Komisaris hingga Direksi, sesuai dengan proses fit and proper test dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Source link

Berita Terkait

Berita Populer