Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) milik Muhammadiyah atau yang dikenal sebagai Bank Syariah Matahari (BSM) telah mendapat sambutan baik dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hal ini sebagai bagian dari komitmen untuk meningkatkan ekonomi umat dan keuangan syariah. OJK berharap agar BPR Syariah memiliki pengurus dan Dewan Pengawas Syariah yang berkualitas, kompeten, berintegritas, dan berprinsip syariah. Selain itu, kesiapan infrastruktur operasional dan teknologi informasi juga dianggap sebagai hal mutlak yang harus dipersiapkan.
Muhammadiyah memiliki modal sosial yang besar dengan berbagai aset ekosistem seperti rumah sakit, sekolah, universitas, dan amal usaha lainnya. Potensi penghimpunan dana internal yang signifikan juga menjadi keunggulan tersendiri. Meskipun demikian, OJK menekankan pentingnya langkah-langkah strategis untuk penguatan permodalan dan teknologi informasi dalam menghadapi era digitalisasi perbankan.
Seiring dengan berjalannya waktu, BPR Matahari Artadaya yang berada di bawah naungan Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) telah resmi dikonversi menjadi BPRS Matahari atau Bank Syariah Matahari (BSM). Langkah konversi ini telah mendapat izin dari OJK. Pimpinan Pusat Muhammadiyah mendorong seluruh unsur persyarikatan di semua tingkatan untuk menempatkan dana pihak ketiga di BSM, sebagai upaya untuk mendukung pengembangan ekonomi syariah yang inklusif dan mandiri. Tidak hanya itu, PP Muhammadiyah juga mengajak elemen persyarikatan untuk aktif dalam sosialisasi dan pengembangan Bank Syariah Matahari di wilayah masing-masing.
Anwar Abbas, Ketua PP Muhammadiyah, menyatakan bahwa potensi Muhammadiyah untuk mendirikan bank umum syariah cukup besar. OJK telah memberikan dorongan agar BPRS-BPRS yang berada di bawah Muhammadiyah untuk melakukan merger, sebagai langkah menuju terbentuknya BUS Muhammadiyah. Meskipun rencana pendirian BUS belum ada dalam waktu dekat, namun upaya untuk penguatan BPRS sebagai landasan bagi pendirian BUS inilah yang tengah diperjuangkan. Menjadi penting bagi Muhammadiyah untuk terus memperkuat ekosistem keuangan syariah melalui inovasi, penguatan jaringan, dan persiapan sumber daya manusia dan teknologi yang memadai.


