Wednesday, May 20, 2026
HomeIndonesiaKomisi VII Minta TVRI Perbaiki Pelayanan Usai Dapat Hak Siar Piala Dunia

Komisi VII Minta TVRI Perbaiki Pelayanan Usai Dapat Hak Siar Piala Dunia

- Advertisement -
- Advertisement -

Jakarta — Kepercayaan besar yang diberikan kepada TVRI sebagai pemegang hak siar Piala Dunia 2026 langsung dibarengi dengan peringatan keras dari DPR. Anggota Komisi VII, Hendry Munief, meminta Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI) tidak sekadar gembira menerima hak siar, tetapi juga serius membenahi pelayanan agar publik benar-benar merasakan manfaatnya.

Hak siar besar, tuntutan pelayanan ikut naik

Menurut Hendry, penunjukan TVRI sebagai televisi publik yang menyiarkan turnamen sepak bola terbesar di dunia itu merupakan kabar baik bagi masyarakat. Dengan status tersebut, penonton bisa menikmati pertandingan tanpa terbebani urusan izin siar dan dapat menyaksikan ajang bergengsi itu secara gratis. Namun, ia menilai kesempatan besar ini harus diimbangi kesiapan teknis dan layanan yang lebih baik.

“Kehadiran TVRI sebagai televisi publik yang ditunjuk sebagai pemegang hak siar turnamen besar tersebut dapat memenuhi aspirasi masyarakat untuk menikmati pertandingan tanpa kendala izin siar,” demikian inti pandangan Hendry yang menyambut penugasan itu secara positif.

Revitalisasi infrastruktur jadi pekerjaan rumah utama

Hendry menyoroti perlunya revitalisasi infrastruktur penyiaran TVRI, terutama pada peralatan yang sudah tua. Ia menyebut pembenahan harus menyentuh fasilitas pemancar, studio, hingga teknologi pendukung lainnya. Perhatian khusus juga perlu diberikan pada wilayah terpencil dan terluar agar kualitas siaran tidak timpang antara daerah satu dengan daerah lain.

Ia mengingatkan bahwa kualitas siaran tidak hanya ditentukan oleh hak tayang, tetapi juga oleh kesiapan perangkat dan jaringan distribusi. Karena itu, menurut dia, TVRI harus benar-benar memanfaatkan momentum ini untuk berbenah.

Komisi VII sudah setujui tambahan anggaran

Hendry juga mengungkapkan bahwa DPR melalui Komisi VII telah menyetujui tambahan anggaran guna mendukung peningkatan kualitas siaran TVRI. Dukungan itu diharapkan bisa mempercepat perbaikan layanan, sehingga TVRI tidak tertinggal saat mengemban tanggung jawab besar menyiarkan Piala Dunia 2026.

Ia menilai keberhasilan TVRI menayangkan ajang tersebut dengan kualitas baik bukan hanya soal prestise lembaga penyiaran publik, tetapi juga bisa memberi efek berantai bagi perekonomian. Menurutnya, siaran yang lancar dan menjangkau masyarakat luas dapat mendorong pergerakan usaha kecil dan menengah, sekaligus membuka peluang bagi industri kreatif dan sektor jasa.

Di tengah antusiasme publik terhadap hak siar Piala Dunia 2026, pesan Hendry jelas: kesempatan ini harus dibayar dengan kerja serius, pembenahan nyata, dan layanan yang benar-benar siap diuji di hadapan jutaan penonton.

Referensi: ANTARA, https://www.antaranews.com/berita/5143209/komisi-vii-imbau-tvri-untuk-berbenah-usai-dapat-hak-siar-piala-dunia

Source link

Berita Terkait

Berita Populer