TVRI sebagai Pemegang Hak Siar Piala Dunia 2026
Penunjukan TVRI sebagai pemegang hak siar Piala Dunia 2026 mendapat apresiasi dari Wakil Bupati Nabire, Burhanuddin Pawennari. Menurutnya, langkah ini akan membuat tayangan turnamen empat tahunan itu lebih merakyat karena TVRI sebagai televisi nasional memiliki jangkauan luas.
Reaksi Positif dari Masyarakat
Apresiasi terhadap penunjukan TVRI sebagai pemegang hak siar juga berdampak pada euforia masyarakat. Di Kabupaten Nabire, sudah terlihat maraknya dukungan terhadap negara-negara peserta Piala Dunia 2026. Bendera-bendera negara peserta dipasang oleh masyarakat sebagai bentuk dukungan kepada tim favorit mereka.
Euforia yang Harus Dijaga
Walaupun euforia menyambut Piala Dunia 2026 sangat tinggi, Wakil Bupati Burhanuddin mengingatkan agar tetap menjaga semangat persatuan dan nasionalisme terhadap NKRI. Masyarakat diizinkan untuk menggelar kegiatan nobar, konvoi, atau dukungan lainnya, namun tetap harus menjaga keamanan dan ketertiban.
Burhanuddin juga memastikan bahwa kondisi keamanan dan ketertiban di Kabupaten Nabire masih terjaga dengan baik. Seluruh elemen masyarakat diminta untuk aktif mempertahankan situasi tersebut selama berlangsungnya Piala Dunia 2026.
Penunjukan TVRI sebagai pemegang hak siar Piala Dunia 2026 tidak hanya memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menonton tanpa harus berlangganan televisi berbayar, tetapi juga memperkuat rasa bangga terhadap prestasi olahraga secara nasional dan internasional.


