Saturday, May 16, 2026
HomeFinansialBank Mandiri: Transaksi Mandiri Agen Capai Rp3,5 Triliun di Awal 2026

Bank Mandiri: Transaksi Mandiri Agen Capai Rp3,5 Triliun di Awal 2026

- Advertisement -
- Advertisement -

Bank Mandiri memulai 2026 dengan catatan yang cukup mencolok dari lini layanan laku pandai. Nilai transaksi Mandiri Agen melonjak 89 persen secara tahunan atau year on year (yoy) dan menembus lebih dari Rp3,5 triliun pada bulan pertama tahun ini. Tak hanya nilai transaksinya yang naik, frekuensi layanan juga ikut terdorong, naik 44 persen (yoy) menjadi 2,34 juta transaksi.

Mandiri Agen Jadi Jalur Ekspansi di Luar Kantor Cabang

Direktur Consumer Banking Bank Mandiri, Saptari, menyebut Mandiri Agen sebagai strategi penting perseroan untuk memperluas ekosistem keuangan di luar jaringan kantor cabang. Lewat skema ini, Bank Mandiri menggandeng masyarakat, khususnya pelaku UMKM, agar layanan perbankan bisa hadir lebih dekat dan menjangkau wilayah yang selama ini belum optimal dilayani.

Menurut Saptari, kolaborasi tersebut bukan sekadar memperluas jaringan transaksi, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat kemandirian ekonomi dari desa dan mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan secara lebih merata.

Layanan Perbankan Tanpa Kantor yang Makin Diminati

Mandiri Agen merupakan layanan perbankan tanpa kantor yang bekerja sama dengan pelaku usaha kecil untuk menyediakan berbagai kebutuhan transaksi. Melalui aplikasi Mandiri Agen, masyarakat bisa melakukan tarik tunai, transfer dana, pembayaran tagihan, hingga pembukaan rekening tabungan. Layanan ini juga membuka akses informasi dan rujukan untuk kredit produktif pada segmen mikro.

Jumlah agen pun terus bertambah. Hingga Januari 2026, Mandiri Agen telah mencapai 112.650 unit. Pertumbuhan ini disebut sejalan dengan meningkatnya adopsi digitalisasi di kalangan masyarakat dan pelaku usaha yang memanfaatkan layanan tersebut sebagai perpanjangan tangan bank.

Kontribusi ke Inklusi Keuangan Nasional

Di sisi lain, Bank Mandiri menegaskan bahwa kehadiran Mandiri Agen membawa dampak langsung terhadap perluasan inklusi keuangan nasional. Hingga kini, layanan tersebut telah melayani 3,4 juta nasabah dengan total dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp22,9 triliun.

Bank Mandiri menempatkan Mandiri Agen sebagai garda terdepan untuk membuka akses keuangan yang lebih setara, sekaligus menjaga aktivitas ekonomi produktif masyarakat tetap bergerak. Dengan layanan yang diklaim mudah dijangkau, aman, dan andal, bank pelat merah ini terus memperbesar peran jaringan agen sebagai penghubung layanan keuangan di tengah masyarakat.

Source link

Berita Terkait

Berita Populer