BINUS University memperkuat perannya dalam mendorong kolaborasi global melalui konferensi internasional sepanjang 2026. Konferensi ini menghubungkan akademisi, industri, dan pembuat kebijakan di kawasan Asia Tenggara dan Asia Timur, terutama Korea. Prof. Juneman Abraham, Wakil Rektor Riset dan Transfer Teknologi BINUS University, menyebutkan bahwa BINUS juga akan menyelenggarakan konferensi internasional di bidang pariwisata dan ekonomi bersama Pemerintah Indonesia, dengan menekankan hubungan Indonesia-Korea. Konferensi ini akan membahas isu akademik serta potensi kerja sama ekonomi, industri, dan pengembangan sektor strategis yang relevan bagi kedua negara. BINUS telah menggelar konferensi internasional sepanjang tahun 2026 dengan ICOBAR (International Conference of Biospheric Harmony and Advanced Research) 2026 sebagai acara yang pertama. Konferensi ini bekerja sama dengan Korean Institute of Information Technology (KIIT) dan membahas isu teknologi, tata kelola, bisnis, serta keberlanjutan untuk mendorong inovasi sesuai dengan kebutuhan industri dan masyarakat. Pada tanggal 26 Maret, BINUS melanjutkan kolaborasinya dengan podcast Endgame untuk menghadirkan Prof. Gi-Wook Shin dari Stanford University dalam diskusi publik tentang brain circulation dan masa depan talenta Indonesia. Kolaborasi dengan Endgame ini adalah bagian dari upaya BINUS untuk menjawab tantangan mobilitas intelektual yang dihadapi generasi muda. BINUS juga akan melanjutkan rangkaian acara dengan WE ARE Student Conference (International) yang dijadwalkan pada kuartal tiga. Tujuan dari konferensi ini adalah memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mempresentasikan riset, ide, dan solusi dari berbagai perspektif global. Dengan komitmen Visi BINUS 2035, universitas ini bertekad membangun ekosistem riset inklusif untuk memastikan inovasi menjadi kekuatan yang dimiliki bangsa Indonesia.


