Tuesday, July 21, 2026
HomeFinansialCadev Mei Turun di Tengah Stabilisasi Rupiah: Analisis Terbaru

Cadev Mei Turun di Tengah Stabilisasi Rupiah: Analisis Terbaru

- Advertisement -
- Advertisement -

Cadangan Devisa BI Turun Menjadi 144,9 Miliar Dolar AS, Berikut Faktanya

Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa cadangan devisa pada akhir Mei 2026 mencapai 144,9 miliar Dolar AS, mengalami penurunan sebesar 1,3 miliar Dolar AS dari bulan sebelumnya. Penurunan ini terjadi di tengah pembayaran utang luar negeri pemerintah dan upaya stabilisasi nilai tukar rupiah.

Penjelasan Bank Indonesia

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menyatakan bahwa langkah stabilisasi nilai tukar dilakukan sebagai respons terhadap ketidakpastian pasar keuangan global dan permintaan valuta asing domestik. Meskipun terdapat tambahan devisa dari penerbitan global bond pemerintah serta penerimaan pajak dan jasa, cadangan devisa tetap mengalami penurunan.

Pada April 2026, cadangan devisa mencapai 146,2 miliar Dolar AS. Meskipun demikian, BI memastikan bahwa posisi cadangan devisa tetap kuat, setara dengan pembiayaan 5,6 bulan impor atau 5,5 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, melebihi standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

Proyeksi Kedepan

BI optimis bahwa ketahanan sektor eksternal akan tetap baik dengan dukungan cadangan devisa memadai dan arus masuk modal asing yang positif. Hal ini sejalan dengan persepsi investor yang positif terhadap perekonomian nasional dan imbal hasil investasi yang menarik.

Bank Indonesia terus bekerja sama dengan Pemerintah untuk memperkuat ketahanan eksternal guna menjaga stabilitas perekonomian dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Fakta Terkini

Sejak akhir Desember 2025, cadangan devisa Indonesia terus mengalami penurunan. Dalam lima bulan terakhir, cadangan devisa menyusut 11,6 miliar Dolar AS atau sekitar 7,4 persen dari posisi awalnya. Sementara itu, nilai tukar rupiah melemah sekitar 7,7 persen dari awal Januari hingga Juni 2026.

Penurunan cadangan devisa ini terjadi seiring pelemahan nilai tukar dan merupakan bagian dari upaya untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.

Source link

Berita Terkait

Berita Populer