Wednesday, July 22, 2026
HomeFinansialPenyebab Melemahnya Rupiah: Kenaikan Harga Minyak Dunia

Penyebab Melemahnya Rupiah: Kenaikan Harga Minyak Dunia

- Advertisement -
- Advertisement -

Jakarta (ANTARA) – Nilai tukar rupiah pada Senin pagi terpantau melemah sebesar 9 poin atau 0,05 persen menjadi Rp17.813 per dolar AS dibandingkan dengan penutupan sebelumnya. Pelemahan ini dipicu oleh kenaikan harga minyak dunia.

Analis Bank Woori Saudara Rully Nova menegaskan bahwa nilai tukar rupiah hari ini diperkirakan akan melemah dalam kisaran Rp17.780 – Rp17.830. Hal ini dipengaruhi oleh meningkatnya harga minyak dunia seiring dengan ancaman Presiden Trump terhadap Lebanon dan keputusan Iran meninggalkan perundingan dengan Amerika Serikat di Swiss.

Iran Tinggalkan Perundingan dengan AS

Delegasi Iran menarik diri dari lokasi perundingan dengan Amerika Serikat di Swiss sebagai bentuk protes terhadap ancaman Presiden AS Donald Trump. Iran menetapkan posisinya untuk mengecam ancaman AS terhadap negaranya.

Kedua negara sedang menjalani perundingan yang dimediasi oleh Pakistan dan Qatar di kawasan resor Burgenstock, Pegunungan Alpen, namun situasi ini terancam batal karena tegangnya hubungan internasional saat ini.

MSCI Berpotensi Downgrade Pasar Saham Indonesia

Pemerintah akan memberikan insentif guna mendongkrak ekonomi dalam negeri. Namun, pasar saham Indonesia bisa mengalami penurunan status jika dilihat dari laporan MSCI tentang aksesibilitas pasar saham di Indonesia yang kemungkinan akan merubah kategori pasar saham Indonesia menjadi frontier markets (pasar modal yang kurang matang dan kurang dapat diakses dibandingkan dengan emerging markets).

Kondisi ini dipengaruhi oleh rencana tata niaga ekspor komoditas strategis lewat satu pintu lembaga pemerintah yang dianggap berisiko karena tata kelolanya yang belum matang. Peraturan dan perundangan terkait penanaman modal pun belum sepenuhnya diperbaharui, sehingga ekonomi Tanah Air dapat mengalami pergeseran status menurut laporan MSCI.

Source link

Berita Terkait

Berita Populer