Wednesday, July 22, 2026
HomeBursaPenyesuaian Tokopedia: Dampak Terbatas dan Tindakan GoTo

Penyesuaian Tokopedia: Dampak Terbatas dan Tindakan GoTo

- Advertisement -
- Advertisement -

GoTo Hormati Langkah Penyesuaian Organisasi Tokopedia

Jakarta (ANTARA) – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menghormati setiap langkah yang diambil atau akan diambil oleh manajemen PT Tokopedia sehubungan dengan rencana penyesuaian organisasi. Corporate Secretary GoTo R A Koesoemohadiani memastikan dampak langkah tersebut terhadap aspek keuangan maupun nonkeuangan GoTo hanya akan terbatas.

Langkah Strategis GoTo

R A Koesoemohadiani menjelaskan bahwa pada Januari 2024, kepemilikan perseroan terdilusi menjadi 24,99 persen, sehingga perseroan tidak lagi melakukan konsolidasi atas PT Tokopedia. Saat ini, GoTo mencatatkan investasinya di PT Tokopedia menggunakan metode ekuitas sesuai dengan PSAK 228 mengenai investasi pada entitas asosiasi dan ventura bersama. Kemungkinan adanya dampak keuangan terhadap GoTo hanya akan terbatas pada akun bagian laba/rugi bersih pada entitas asosiasi dan ventura bersama.

Tidak Ada Dampak Material

R A Koesoemohadiani menegaskan bahwa berdasarkan estimasi perseroan, tidak terdapat dampak material terhadap bagian perseroan atas laba/rugi bersih PT Tokopedia. Selain itu, tidak akan ada dampak terhadap biaya layanan e-commerce yang diterima perseroan dari PT Tokopedia. Perseroan juga tidak memperkirakan adanya dampak material terkait dengan aspek non-keuangan.

Meskipun demikian, terkait dengan rencana penyesuaian organisasi oleh PT Tokopedia, GoTo tidak berencana mengambil langkah-langkah khusus dalam waktu dekat terkait kepemilikannya di PT Tokopedia.

Sebagai informasi, beredar kabar melalui media sosial bahwa TikTok melalui entitas usahanya di Indonesia yaitu PT Tokopedia melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) mencapai 90 persen karyawannya. Namun, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait yang memperkuat kepastian beredarnya kabar tersebut.

Tokopedia saat ini dikendalikan oleh TikTok Pte Ltd setelah GoTo mendivestasi mayoritas sahamnya pada awal 2024.


Copyright © ANTARA 2026

Source link

Berita Terkait

Berita Populer